PELETAKAN BATU – Salah satu perwakilan wilayah Gereja Katedral Tiga Raja Timika, Papua Tengah meletakan batu pertama menandai dimulainya pembangunan gedung serbaguna di sisi kiri gereja pada Minggu (22/10). (FOTO: YOSEF/TIMEX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Dewan Paroki bersama umat Gereja Katedral Tiga Raja Timika, Papua Tengah akan merealisasikan pembangunan gedung serbaguna (multipurpose) yang megah serta arsitektur kekinian dengan menghabiskan  anggaran Rp 15 miliar.

Merealisasikan pembagunan gedung dengan luas 60 X 36 meter tersebut, selepas perayaan misa kedua di Gereja Katedral   Tiga Raja pada Minggu (22/10) langsung diikuti dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung serbaguna.

Prosesi peletakan batu pertama dipimpin langsung Pastor Paroki Katedral Tiga Raja, RD Amandus Rahadat, dengan didampingi Dewan Paroki, serta perwakilan pengurus dari masing-masing wilayah gereja.

Hadir pula pihak konsultan yang menangani mega proyek tersebut.

RD Amandus Rahadat usai peletakan batu pertama mengatakan, rencana pembangunan gedung serbaguna ini sudah lama direncakanan, namun baru direalisasikan kini.

“Jadi mulai hari ini (kemarin-Red), kami letakan batu pertama agar konsultan pemenang tender dari Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika ini bisa mulai mengerjakannya,” kata Pater Amandus kerap ia disapa.

Adapun volume pengerjaan tahap awal ini hanya sampai pada pondasi dan sebagian tiang pancang dengan menyesuaikan alokasi bantuan anggaran dari Pemda Mimika sebesar Rp 6,3 miliar.

“Nanti setelah itu (pengerjaan fondasi), kami bersama umat akan berjuang untuk meneruskannya lagi,” ujarnya.

Secara garis besar dijelaskan pula, bangunan multipurpose ini nantinya dapat digunakan untuk pertemuan, acara pernikahan dan lainnya.

Selain itu, dilengkapi lapangan futsal, bola voli, dan badminton.

Diharapnya pula, gedung ini nantinya menjadi sarana umat berkumpul, dan melaksanakan kegiatan rekreatif atau lainnya.

“Gedung ini juga nanti disewakan untuk umum, sehingga diharapkan bisa mendukung kegiatan pastoral dan Paroki Katedral Tiga Raja. Dari total keseluruhan biaya pembagunanya Rp 15 miliar, selain bantuan dari Pemda Rp 6,3 miliar, nanti sisanya kita akan lihat lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Lian selaku Kontraktor CV Inobambok menambahkan luas konstruksi pemasangan beton cakar ayam adalah 3,5 X 2,7 meter dengan kedalaman 2,5 meter untuk luas keseluruhan bangunan, yaitu 60 X 36 meter.

“Untuk tahap awal pelaksanaan pengerjaannya sampai tanggal 15 Desember 2023. Kami akan usahakan sebelum batas waktu yang ditentukan pengerjana pondasi, dan beberapa tiang pancang sudah rampung,” demikian Lian. (acm)