BAKAR — Pos penyekatan Brimob di Distrik Kwamki Narama, Mimika, terbakar pada Senin (13/4/2026). Peristiwa ini diduga dipicu ketidakpuasan warga terhadap penertiban aparat. (FOTO: IST/TIMEX)
TIMIKA, timikaexpress.id — Sebuah pos penyekatan milik Brimob di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dibakar oleh sekelompok warga pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 08.15 WIT.
Aksi tersebut diduga dipicu oleh ketidakpuasan warga terhadap langkah penertiban yang dilakukan aparat, termasuk pembongkaran honai liar yang selama ini disebut kerap digunakan sebagai lokasi berkumpul dalam konflik antarkelompok.
Pelaksana Harian Kapolsek Kwamki Narama, Ipda Adnan, mengatakan sebagian warga menilai kehadiran aparat sebagai bentuk gangguan terhadap aktivitas mereka.
“Kelompok massa beranggapan kehadiran aparat mengganggu aktivitas mereka,” ujar Adnan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pos penyekatan itu sendiri diketahui telah lama dikosongkan sejak tercapainya kesepakatan damai pada Januari 2026.
Namun, upaya aparat untuk menjangkau lokasi sempat mengalami hambatan.
Akses dari arah Polsek Kwamki Narama dilaporkan tertutup akibat pemalangan jalan menggunakan pohon tumbang.
Jalur alternatif melalui Waanal juga tidak dapat dilalui.
Selain itu, jembatan di sekitar lokasi dilaporkan mengalami kerusakan sehingga semakin menyulitkan mobilitas petugas.
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menyebut pos tersebut memang sudah tidak lagi difungsikan dan rencananya akan dibongkar.
“Pos itu sudah tidak digunakan. Memang rencananya akan dibongkar karena sebelumnya dipakai untuk penyekatan saat konflik,” ujarnya.
Ia menambahkan, situasi di wilayah Kwamki Narama saat ini terpantau kondusif.
Meski demikian, aparat tetap disiagakan dan patroli ditingkatkan guna mencegah potensi gangguan keamanan lanjutan. (via)















Tinggalkan Balasan