TIMIKA, timikaexpress.id – Peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar berusia 10 tahun di Bajawa, Kabupaten Ngada, NTT pada 29 Januari, dan kejadian serupa yang kembali menimpa bocah 10 tahun di Mimika, Papua Tengah, tentunya menjadi alarm sosial.
Peristiwa ini tidak saja memunculkan keprihatinan luas, tetapi menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kondisi psikologis anak, dukungan keluarga, serta kepedulian lingkungan sekitar terhadap tanda-tanda perubahan perilaku pada anak.
Kejadian yang menimpa YBS, bocah malang di Bajawa-NTT lantas mendapat sorotan pemerintah pusat.
YBS mengakhiri ajalnya dengan cara gantung diri.
Putra bungsu dari lima bersaudara, ini ditinggal ayahnya yang meninggal dunia sejak ia masih dalam kandungan.
Dugaan kuat menyebutkan korban mengalami tekanan hidup akibat kondisi kemiskinan ekstrem.
Sehari-hari YBS yang tinggal bersama neneknya (usia 80 tahun), disebut menghadapi kesulitan ekonomi.
Bahkan kebutuhan dasar dan perlengkapan sekolah menjadi beban berat.
Kejadian serupa juga terjadi di Mimika, Papua Tengah.
Seorang anak berusia 10 tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Perumahan Pondok Amor Indah, Distrik Kuala Kencana, Senin (16/2/2026).
Korban pertama kali ditemukan orang tuanya sekitar pukul 07.30 WIT.
Ia kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan dalam kondisi masih hidup.
Kanit Reskrim Polsek Kuala Kencana, Ipda Y. Tanah Kristiono, membenarkan peristiwa tersebut.
Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum kejadian korban sempat diminta untuk belajar.
Namun ia memilih mengurung diri di kamar.
Korban diketahui baru sekitar satu tahun tinggal di Mimika setelah sebelumnya menetap di Jayapura.
Keluarga menyebut korban kerap terlihat murung dan cenderung menyendiri.
Korban sempat mendapat penanganan medis di Klinik SOS Kuala Kencana.
Ia kemudian dirujuk ke RSMM Timika.
Korban dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (17/2/2026) pagi saat menjalani perawatan.
Pihak kepolisian menyampaikan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. (red)















Tinggalkan Balasan