Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana membangun 50 batalyon baru.
Rencana besar ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pertahanan negara, dan mendukung berbagai program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam hal ketahanan pangan.
Selain itu, melihat berkontribusi besar TNI, maka rencana membangun 50 batalyon teritorial pembangunan dari Sabang sampai Merauke, termasuk di Kabupaten Mimika, juga untuk mendukung permbangunan di berbagai sektor, termasuk pertanian.
Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A kepada awak media di ruang rekreasi Makodim 1710/Mimika, Kamis (17/7) mengatakan, batalyon baru yang akan dibangun di Mimika adalah Batalyon YTP 820.
Rencana pembangunan batalyon tersebut di kawasan Jalan Trans Nabire, Distrik Iwaka, Mimika-Papua Tengah, dengan perkuatan 600 prajurit TNI.
“Berdasarkan kebijakan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertahanan akan dibentuk 50 Batalyon Teritorial Pembangunan. Khusus Timika ada satu Batalyon yaitu YTP 820 yang rencananya akan dibangun di Jalan Trans Nabire,” ujarnya.
Letkol Inf M. Slamet Wijaya menyebut personel Batalyon YTP 820 akan tiba di Timika pekan depan.
Adapun ratusan prajurit Batalyon YTP akan ditempatkan sementara di Mako Brigif 20/IJK di Jalan Poros Mapurjaya, karena Markas Batalyonnya masih dalam proses pembangunan.
“Pasukan batalyon ini datang untuk bahu membahu membantu masyarakat wilayah ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, katanya, dalam organ Batalyon YTP 820 terdapat Kompi Pertanian, Kompi Perternakan dan Kompi Kontruksi.
“Batalyon YTP 820 mengambi logo dari pohon sagu dan puncak Cartenz, dan nama Batalyonnya merupakan artikulasi dari bahasa Kamoro, yang artinya “Kami Datang untuk Membangun”,” pungkasnya. (via)













Tinggalkan Balasan