TIMIKA, timikaexpress.id – Bupati Mimika, Johannes Rettob, memastikan pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kuota khusus Amungme–Kamoro (Amor) akan digelar sebelum akhir tahun 2025.

Seluruh proses penyusunan regulasi dan penetapan formasi kini memasuki tahap akhir bersama pemerintah pusat.

Kebijakan afirmasi tersebut, disebut Bupati sebagai “Kuota Emas”, yang mengatur 80 persen formasi diperuntukkan bagi warga suku Amungme dan Kamoro, sementara 20 persen bagi putra-putri yang lahir dan besar di Timika.

“Tahun 2025 ini sudah saya umumkan: kuota khusus CPNS untuk anak-anak Amungme–Kamoro sebesar 80 persen, dan 20 persen untuk putra-putri yang lahir dan besar di Timika,” tegas John Rettob.

Pemkab Mimika telah menyiapkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar pelaksanaan kebijakan tersebut.

Perbup dan usulan formasi telah diajukan ke Kementerian PAN-RB dan dijadwalkan dibahas secara final bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Formasi sudah kami ajukan dan Perbup juga sudah selesai. Minggu depan dibahas di BKN. Setelah itu baru jadwal resmi diturunkan oleh PAN-RB dan BKN. Yang pasti tidak akan melewati tahun 2025,” jelasnya.

Meski demikian, Rettob menyebutkan bahwa proses pemberkasan peserta yang lolos bisa berlanjut hingga 2026, mengikuti mekanisme nasional.

Ia juga menanggapi kekhawatiran para peserta Amor yang merasa cukup lama menunggu setelah mengikuti simulasi Computer Assisted Test (CAT).

Menurutnya, proses berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Anak-anak Amungme–Kamoro ini gelisah, takut lupa karena simulasi sudah lama. Tetapi lama atau cepat bukan tergantung kami. Kita menunggu jadwal resmi dari BKN dan Kemenpan-RB,” katanya.

219 Formasi untuk Sekitar 600 Peserta

Pemkab Mimika menyiapkan 219 formasi untuk kuota khusus AMOR, sementara jumlah peserta yang akan mengikuti tes diperkirakan sekitar 600 orang.

Bupati meminta seluruh calon peserta tetap fokus mempersiapkan diri.

“Yang penting sekarang mereka siapkan diri. Tes CPNS ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” pungkasnya. (*/tim)