Julia Tahitu (FOTO: GREN/TIMEX)

TIMIKA, timikaexpress.id — Sepanjang tahun 2025, Puskesmas Atuka menangani sebanyak 6.509 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Temuan itu terkonfirmasi saat warga dari lima kampung di wilayah setempat datang memeriksakan kesehatan.

Kepala Puskesmas Atuka, Julia Tahitu, kepada awak media di Hotel Swiss-Bellinn, Selasa (27/1/2026), menyampaikan bahwa ISPA menjadi penyakit terbanyak yang ditangani sepanjang tahun 2025, disusul malaria serta sejumlah penyakit lain yang masuk dalam 10 besar kasus.

“Kasus tertinggi adalah ISPA sebanyak 6.509, disusul malaria 2.876, serta delapan penyakit lain dalam daftar 10 besar penyakit,” katanya.

Ia menjelaskan, tingginya angka ISPA dan malaria juga dipengaruhi oleh pasien yang datang berobat berulang, sehingga kembali tercatat dalam pendataan layanan kesehatan.

“ISPA menular melalui batuk dan flu. Karena itu kami terus melakukan promosi kesehatan, memastikan pengobatan sampai tuntas, serta melakukan intervensi pencegahan di masyarakat,” ujarnya.

Dalam melayani masyarakat di lima kampung Distrik Mimika Tengah, Puskesmas Atuka didukung empat Puskesmas Pembantu (Pustu) yang berada di Kampung Keakwa, Mioko, Aikawapuka, dan Timika Pantai.

“Kami rutin melakukan promosi kesehatan. Petugas selalu siaga di pustu maupun puskesmas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (via)