Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi. (FOTO:SELVY/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Kekosongan stok Semen Tonasa berdampak pada penyelesaian sejumlah pekerjaan jalan lingkungan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Mengantisipasi kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika mewajibkan kontraktor melakukan kajian teknis dan pengujian ulang apabila ingin menggunakan merek semen lain.
PUPR tidak mengizinkan penyedia jasa mengganti merek semen untuk pekerjaan konstruksi beton secara sepihak.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas beton tetap memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam perencanaan pekerjaan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan sejumlah kontraktor telah berkonsultasi mengenai kemungkinan menggunakan merek semen lain, seperti Conch, sebagai alternatif agar pekerjaan tetap berjalan.
Namun, menurut Yoga, setiap merek semen memiliki karakteristik dan komposisi berbeda sehingga perubahan material harus disertai perhitungan ulang serta pengujian teknis.
“Komposisinya berbeda sehingga harus diuji kembali. Sejak awal, pengujian mutu beton dilakukan dengan menggunakan Semen Tonasa. Jadi, kalau ingin diganti, harus ada analisis teknis dan pengujian ulang,” kata Yoga.
Ia menjelaskan, evaluasi perubahan material harus melibatkan konsultan pengawas dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).
Perubahan takaran maupun komposisi campuran beton tidak boleh ditentukan berdasarkan keputusan sepihak kontraktor.
PUPR masih membuka kemungkinan penggunaan merek semen lain apabila kelangkaan Semen Tonasa berlangsung lebih lama.
Namun, alternatif tersebut harus terlebih dahulu melalui kajian dan pengujian laboratorium untuk memastikan mutu beton sesuai dengan spesifikasi pekerjaan.
Sebaliknya, apabila pasokan Semen Tonasa diperkirakan segera tersedia, kontraktor diimbau menunggu agar tidak perlu mengubah material yang telah digunakan dalam perencanaan teknis.
Kekosongan pasokan semen tersebut memengaruhi sejumlah pekerjaan jalan lingkungan berkonstruksi beton di Distrik Wania dan Mimika Baru.
Beberapa pekerjaan bahkan telah memasuki tahap penyelesaian akhir.
PUPR berharap pasokan semen dari luar daerah segera tersedia sehingga pekerjaan dapat kembali berjalan dan diselesaikan sesuai spesifikasi teknis serta target waktu yang telah ditetapkan. (*)









Tinggalkan Balasan