Penjabat (Pj) Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito (FOTO: IST/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran (TA) 2024 dipastikan tidak mencapai 100 persen.
Sebab, realisasi belanja yang dibukukan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Papua Tengah baru mencapai 55 persen.
Penjabat (Pj) Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito mengakui, masih rendahnya serapan APBD hingga Desember 2024, ini pun mendapat sorotan dari Pemerintah Pusat.
“Kemarin saat evaluasi di Jakarta kami disoroti terkait masih minimnya serapan anggaran, tapi saya sudah jelaskan dengan serapan lebih 50 persen, itu sudah sangat baik, karena apa, karena efektivitas pekerjaan mulai di bulan enam (Juni-Red),” ujarnhya kepada Timika eXpress di Multipurpose Kuala Kencana, Rabu (18/12/2024).
Kendati demikian, Pj Bupati Valentinus optimis hingga akhir tahun anggaran, serapan APBD Mimika bisa mencapai 85 persen.
Pasalnya, dari data yang diterima, beberapa pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) masih berjalan, sehingga berdampak pada penyerapan anggaran.
Untuk itu, di 2025 mendatang, semua program kegiatan OPD sudah harus dilaksanakan awal Januari, sehingga serapan anggaran lebih maksimal.
“Saya tekankan ke semua OPD agar laksanakan pekerjaan lebih awal sehingga serapan anggaran tahun depan lebih maksimal,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Marthen Malisa, Kepala BPKAD Mimika, menyebut kendala serapan anggaran tidak maksimal, dikarenakan terlambatnya penagihan dari OPD.
Ini juga karena terlambatnya penetapan kontrak pekerjaan dengan pihak ketiga.
Dengan prediksi serapan anggaran mencapai 85 persen hingga akhir tahun, ini karena masih ada dana transfer yang belum masuk.
“Karena penentuan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) juga dilihat dari dana transfer, yang perhitungannya dikurangi dengan belanja,” tandasnya. (eno)








Tinggalkan Balasan