FOTO BERSAMA – Sekda Provinsi Papua Tengah, dr.Silwanus Sumule, didampingi BUpati Mimika Johannes Rettob, dan Kepala BKPSDM Mimika, Hermelina W. Imbiri, foto bersama tim penguji dan peserta seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Hotel Horison Ultima Timika, Selasa (30/9) (FOTO: ISTIMEWA/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menggelar tahap akhir seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkup Pemkab Mimika.
Persaingan ketat pada seleksi tahap akhir yang diikuti 58 pejabat meliputi penulisan makalah, presentasi, dan wawancara yang berlangsung di Hotel Horison Ultima, Jalan Hasanuddin, Mimika, Senin (30/9/2025).
Pembukaan seleksi tahap akhir dihadiri langsung Sekda Provinsi Papua Tengah, dr.Silwanus Sumule.
Sebanyak 12 jabatan strategis dilelang dalam proses seleksi ini.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam sambutannya menegaskan pentingnya integritas dan netralitas bagi setiap peserta.
“Tahapan ini seharusnya dilakukan dua hari, namun karena penyesuaian jadwal pansel, maka semuanya harus selesai hari ini (kemarin-Red),” ujarnya.
Menurut Bupati, panitia seleksi merekomendasikan tiga opsi sistem penilaian, yakni sistem gugur, diumumkan, atau seluruh peserta diberi kesempatan melanjutkan.
“Kami memilih yang ketiga, supaya semua tetap lanjut dan kita bisa pilih yang terbaik menempati posisi jabatan tinggi pratama,” jelasnya.
Ia berharap peserta mengikuti tahapan dengan baik.
“Tim pansel sudah berpengalaman. Penilaian akan didasarkan pada kapasitas, kemampuan, dan terutama integritas,” katanya.
Bupati menekankan integritas menjadi poin utama yang wajib dimiliki pejabat.
Ia menyoroti masih adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) di Mimika yang terlibat politik praktis.
“PNS tidak boleh berpolitik. PNS harus netral, profesional, dan fokus pada pelayanan publik yang adil. Jadi hati-hati, jangan berpolitik kalau jadi PNS,” tandasnya. (*/)














Tinggalkan Balasan