Maria Yoke Iriyanan, SP.d (FOTO: INDRI/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – SD Negeri Amamapare Distrik Mimika Timur Jauh, saat ini sangat membutuhkan penambahan satu ruang kelas, untuk menunjang jalannya operasional belajar mengajar.

Demikian disampaikan Maria Yoke Iriyanan, SP.d, Kepala Sekolah Amamapare saat dihubungi Timika eXpres, Selasa (20/8/2024).

“Saat ini ruangan kelas kami hanya enam Rombongan Belajar (Rombel) saja, sedangkan tahun ajaran baru ,kami ada penambahan murid baru sebanyak 40 anak,” ujar Yoke

Sehingga ruangan yang ada dinilai masih sangat kurang, sebab sebelumnya murid SD Amamapare berjumlah 274 anak, untuk itu, besar harapannya, agar Bupati Mimika bisa langsung meninjau Kampung Amamapare untuk melihat faslitas pendidikan di sana.

“Kami harap bupati bisa melihat langsung kami disini, agar bisa mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk menunjang jalannya pendidikan, agar bisa didorong dalam APBD,” ucapnya.

Apalagi lanjut Yoke, 99 persen anak-anak yang bersekolah di SD Negeri Amamapare merupakan anak anak asli Kamoro, mereka saat ini juga butuh faslitas pendidikan yang memadai.

Selain butuh ruang kelas, para guru disinipun (Amamapare) butuh tambahan rumah dinas, sebab yang ada hanyalah dua rumah dinas, sehingga sebagian guru tidak bisa menetap di kampung.

Maka, setiap hari guru harus menumpang di bus karyawan Freeport, agar bisa sampai di tempat tugas, saat ini guru dengan status PPPK sebanyak 6 orang, dan PNS 6 orang , ditambah lagi tata usah sehingga total secara keseluruhan 18 orang.

“Jadi kalau guru diberikan faslitas bus khusus, mungkin kami bisa lebih mudah dalam hal transportasi, tetapi karena tidak ada, sehingga agak sedikit sulit, karena harus menyesuaikan dengan jam pulang kerja karyawan, kalau ada rumah dinas kami tidak perlu bolak-balik, lebih menetap di sini ( Amamapare),” pungkasnya.(ela)