FOTO BERSAMA – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna saat foto bersama dengan peserta pilot drone, Senin (14/10). (FOTO: IST/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika melalui Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Wilayah Papua memberikan sertifikasi kepada 8 orang peserta remote pilot drone.
Kedelapan orang tersebut dinyatakan lulus dan mendapatkan sertifikasi sebagai remote pilot drone setelah menjalani beberapa tahap proses uji terbang dan ujian pemahaman materi yang dipantau langsung oleh Ketua APDI wilayah Regional Papua, Benfrizs C Reynold Malau di Kantor SAR Timika, Senin (14/10) malam.
Sebelum diuji, 8 orang peserta tersebut diberikan materi oleh para instruktur dan pemateri dari unsur terkait penerbangan melalui video virtual yang dilaksanakan selama 3 hari, terhitung sejak 1 hingga 3 Oktober 2014.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna dalam sambutannya saat penutupan kegiatan sertifikasi remote pilot drone tersebut mengatakan bahwa ini adalah suatu bentuk kepedulian terhadap kemajuan teknologi saat ini.
“Drone merupakan alat yang dapat membantu tim rescue dalam melaksanakan tugas pencarian dan pertolongan, sehingga seorang remote pilot drone dalam melaksanakan tugasnya perlu disertifikasi agar mereka dapat melaksanakan tugasnya dengan aman, seperti halnya motto seorang remote pilot drone yakni terbang aman, bertanggung jawab dan bermartabat,” jelasnya.
Kegiatan sertifikasi remote pilot drone ditutup dengan penyematan wings remote pilot drone serta pemberian sertifikat kepada para peserta remote pilot drone. (via)








Tinggalkan Balasan