Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau (kanan) dan Penjabat Sekda Mimika, Abraham Kateyau. (FOTO:GREN/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, khususnya seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), agar segera mempercepat pelaksanaan program pembangunan.

Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan serapan APBD Tahun Anggaran 2026 sekaligus mencegah terjadinya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) dalam jumlah besar.

Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, mengatakan hingga pertengahan tahun realisasi anggaran masih belum optimal.

Karena itu, ia meminta Bupati Mimika menginstruksikan seluruh OPD agar segera mengeksekusi program yang telah dianggarkan.

“Kami berharap Bupati memerintahkan seluruh OPD untuk segera menjalankan anggaran yang sudah tersedia,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (1/7/2026).

Menurut Primus, percepatan pelaksanaan program harus dilakukan sejak sekarang agar pekerjaan tidak menumpuk di akhir tahun.

Ia mengingatkan, pekerjaan yang dikerjakan terburu-buru demi mengejar target penyerapan anggaran berpotensi menurunkan kualitas hasil pembangunan.

“Kami tidak ingin pekerjaan dilakukan tergesa-gesa hanya untuk menghabiskan anggaran. Semua OPD harus bekerja cepat, tetapi tetap terukur agar hasilnya berkualitas,” tegasnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Mimika, Abraham Kateyau, mengakui realisasi APBD hingga 28 Juni 2026 masih tergolong rendah.

Realisasi fisik baru mencapai 17 persen, sedangkan realisasi keuangan berada pada angka 25 persen.

Ia menjelaskan, rendahnya serapan anggaran dipengaruhi banyaknya paket pekerjaan yang masih tertahan dalam proses pengadaan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

“Masih banyak program yang terkendala di LPSE. Kami berharap proses ini segera selesai sehingga pekerjaan dapat segera dimulai,” katanya.

DPRK dan Pemkab Mimika berharap hambatan tersebut segera teratasi agar pelaksanaan program pada semester kedua 2026 dapat dipercepat, sehingga target pembangunan tercapai dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. (via)