TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Pekerja dengan berbagai karakterstiknya memiliki peran startegis dan berkontribusi besar dalam pembangunan kesehatan, dan mewujudkan masyarakat Indonesia sehat.
Di sisi lain, kita dihadapkan pada tantangan adanya ancaman kesehatan pada masyarakat pekerja.
Penyakit akibat kerja adalah penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan, dan atau lingkungan kerja.
Sesuai amanat Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 88 Tahun 2019 tentang Kesehatan Kerja, setiap tempat kerja wajib menyelenggarakan upaya kesehatan secara menyeluruh mencakup peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, deteksi dini dan penanganan penyakit serta pemulihan kesehatan.
Untuk itu, pihak managemen PT Mpaigelah, Yayasan Somatua, Somatua Training Center (STC), mengharuska seluruh karyawan-karyawati mengikuti skrining kesehatan yang dilakukan tim pelayanan kesehatan dari Puskesmas Timika Jaya.
Skrining kesehatan bagi seluruh karyawan pada Selasa (26/9) di STC ini rutin dilakukan setiap tahun dengan tujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan kerja bagi pekerja, meningkatkan pelayanan kesehatan pada usia produktif yang diinisiasi dari dan oleh tempat kerja serta mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) pekerja yang sehat.
Adapun jenis pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh 8 tenaga medis, diantaranya satu dokter, meliputi pemeriksaan fisik (tinggi badan, berat badan), lingkar perut, tekanan darah untuk mengetahui kolestrol, asam urat, dan penyakit TBC serta kusta.
Harapannya, dengan pemeriksaan kesehatan rutin ini, status kesehatan pekerja dan berbagai faktor risiko penyakit dapat diketahui secara dini.
“Terima kasih kepada tim pelayanan kesehatan Puskesmas Timika Jaya yang sudah melayani skrining kesehatan semua karyawan tanpa harus ke Puskesmas. Kesehatan menjadi hal utama, dimana kalau semua karyawan sehat, maka aktivitas pekerjaan akan berjalan dengan baik,” ungkap Aryati Nagapa, Presiden Direktur PT Mpaigelah melalui rilis yang diterima Timika eXpress, Selasa (26/9).
Pelayanan kesehatan oleh pihak Puskesmas Timika Jaya karena lokasi kantor PT Mpaigelah, Yayasan Somatua, STC dan bengkel berada di wilayah pelayanan Puskesmas setempat.
Adapun hasil skrining, bila ada karyawan didiagnosa menderita sakit atau penyakit, maka karyawan tersebut langsung konsultasi dengan dokter, selanjutnya diberikan obat untuk penyembuhannya.
Aryati Nagapa pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh karyawan karena sudah mengikuti skrining kesehatan secara terjadwal. (vis)















Tinggalkan Balasan