AKP Matheus Tanggu Ate (FOTO: GREN/TIMEX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Kepolisian Sektor Mimika Timur telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Hasil Penyelidikan (SPHP) kepada keluarga almarhum Engelbertus Tamawiyu di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, Mimika-Papua Tengah pada Kamis (9/11) lalu.

AKP Matheus Tanggu Ate, Kapolsek Mimika Timur saat ditemui Timika eXpress di ruang kerjanya pada Jumat (17/11) mengatakan, keluarga almarhum Engelbertus Tamawiyu sudah menerima SPHP tersebut.

“Wakapolsek Mimika Timur bersama Kanit Reskrim juga sudah ke Atuka pada Sabtu (11/11) lalu guna memberikan penjelasan kepada keluarga korban, namun karena kepala Kampung Atuka, Arnoldus Natikapereyau tidak berada di tempat, sehingga anggota belum menjelaskan tentang penyebab meninggalnya korban,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya berencana besok akan ke Atuka untuk menjelaskan kepada kepala kampung dan keluarga korban penyebab meninggalnya Engelbertus Tamawiyu itu murni jatuh dari tangga setelah membeli rokok di rumahnya Paulus Kemeyau.

Sebab, beberapa saksi yang diperiksa tidak ada yang melihat secara langsung kalau korban dianiaya.

“Berdasarkan hasil visum memang ada bengkak dibagian kepada sebelah kiri, tetapi itu diakibatkan benturan saat almarhum terjatuh dari tangga ke jalan tailing. Apabila tidak mencukupi bukti, maka kami akan SP3 (Surat Pemberitahuan Penghentian Penyedikan).

Sebelumnya, Engelbertus Tamawiyu (33) meninggal dunia akibat jatuh dari tangga rumah milik  Paulus Kemeyau dan kepalanya terbentur di jalan tailing di RT 04, Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah pada Senin (9/10) sekitar pukul 05.00 WIT.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tiga orang saksi yaitu TT, PK, dan FM dan hasil olah TKP oleh tim Reskrim di Atuka, diduga almarhum dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol. 

Sehingga pada saat turun dari tangga rumah, almarhum salah injak tangga pertama dan terjatuh yang mengakibatkan kepala sebelah kiri terbentur di jalan tailing.

Ketika dilakukan pemeriksaan di RSUD Mimika pada Selasa (10/10), terdapat darah keluar telinga sebelah kanan dan hidung.

Sedangkan menurut keterangan saksi PK, sebelum meninggal dunia, almarhum sempat minum alkohol bersama dengan mereka dan mengajak saksi lain untuk minum bersamanya.

Sedangkan saksi FM menjelaskan bahwa pada pukul 05.00 WIT, FM melihat almarhum sudah tergeletak di jalan tailing. (glt)