SUASANA – Tampak suasana para siswa-siswi tingkat SD saat mengikuti lomba potensi sains yang digelar SATP dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024 pada Jumat (3/5/2024) (FOTO: YOSEF/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional, Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) menggelar perlombaan potensi sains pada Jumat (3/5).

SATP menggandeng pihak Universal Learning Center (ULC) dalam gelar lomba potensi sains tingkat SD dan SMP se Kabupaten Mimika.

Sebanyak 322 peserta dari 60 sekolah mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Mimika mengikuti lomba potensi Sains.

Johana Tnunai, Kepala Sekolah SATP mengatakan, jumlah peserta lomba potensi sains sekitar 322 orang dari 60 sekolah yakni 31 SD dan 29 SMP.

Ia menjelaskan, pada tingkat SMP terdapat tiga bidang perlombaan yakni Matematika, IPA dan IPS. Sedangkan tingkat SD terdapat dua bidang perlombaan yakni Matematika dan IPA.

“Lomba potensi sains ini bukan semata-mata untuk mencari pemenang atau yang terbaik, tetapi pada prinsipnya even ini untuk menyiapkan generasi penerus dimasa mendatang yang dibekali dengan pengetahuan dan pendidikan yang bermutu,” jelasnya.

Ia menambahkan, lomba potensi sains yang diadakan ini merupakan wadah bagi siswa dan juga guru selaku tenaga pendidik untuk melihat potensi siswa.

Menurutnya, perlombaan ini merupakan salah satu wadah yang diinginkan oleh guru dan siswa. Hal ini terlihat ketika panitia mengantarkan undangan perihal lomba sains, begitu banyak sekolah yang sangat antusias untuk mengikutinya.

Andreas Ndityomas, Kepala Perwakilan Yayasan Pendidikan Lokon mengatakan, even ini dihadirkan untuk mengukur kemampuan anak yang kemudian dievaluasi agar mutu pendidikan anak semakin baik.

“Jadi, apa yang digodok SATP hari ini merupakan role model bagi sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Mimika baik itu sekolah negeri maupun sekolah swasta. Kami juga berharap even semacam ini berkelanjutan sehingga memberikan dampak positif bagi siswa-siswi sebagai jawaban akan pendidikan yang bermutu,” ungkapnya. 

Ia menambahkan, lomba potensi sains ini dapat terlaksana atas dukungan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI).

Pada kesempatan itu, Stanislaus Laiyan, Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika juga mengapresiasi kegiatan lomba potensi sains yang diadakan oleh SATP ini.

Menurutnya, agenda ini sangat berguna bagi siswa yang ada di Kabupaten Mimika.

“Sebelum kegiatan ini juga sudah dilakukan pelatihan bagi tenaga pendidiknya. Dan tenaga pendidik lanjutkan ke sekolah masing-masing, sehingga pihak sekolah dapat persiapkan siswanya dengan baik untuk mengikuti perlombaan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Monika Siagian, Guru SMPN 7 mengatakan, dengan adanya kegiatan tersebut bisa mengasah dan mengukur sejauh mana kemampuan anak.

“Sebelum ada even ini, kami di sekolah juga ada pembelajaran untuk peserta didik dan dalam sebulan kami bisa lakukan 3 atau 4 kali tatap muka. Dengan adanya kegiatan olimpiade ini semoga memberikan tingkat kemampuan anak semakin tinggi,” jelasnya. (acm)