Marthen Tappi Malissa (FOTO: INDRI/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Memasuki triwulan kedua Tahun 2025, penyerapan anggaran baru mencapai 7,34 persen atau setara dengan Rp465 miliar lebih, dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 sebesar Rp6,3 triliun

Demikian disampaikan Marthen Tappi Malissa, Kepala Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), usai menghadiri rapat evaluasi pimpinan OPD di ruang pertemuan Hotel Kanguru, Selasa (8/4/2025)

“Penyerapan APBD 2025, masih rendah, karena anggaran hanya digunakan untuk pembayaran gaji pegawai dan belanja rutin, selain itu juga pekerjaan fisik belum berjalan, karena baru masuk proses lelang,”ucapnya

Mengenai target kata Marthen, pihaknya optimis, tahun ini penyerapan akan jauh lebih maksimal dari tahun sebelumnya.

“Memang di tahun sebelumnya penyerapan sangat rendah karena ada pekerjaan fisik yang tidak diselesaikan, dan lambatnya proses lelang sehingga pekerjaan tidak terealisasi 100 persen,” pungkasnya. (eno)