KONFERENSI PERS – Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Mimika (PGGM), Pdt. Donal Salima Mahuse didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Yan Slamat Purba dan para pemuka agama saat menggelar konferensi pers di Aula Hotel Cenderawasih 66 pada Senin (22/1/2024). (FOTO: YOSEF/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Para pemuka agama Kabupaten Mimika dari Persekutuan Gereja-Gereja Mimika (PGGM) merespon dengan tegas sekaligus mengklarifikasi pernyataan kamuflase yang viral di sosial media TikTok dengan mengatasnamakan Bupati Mimika Eltinus Omaleng.
Dari unggahan video salah satu akun TikTok dengan nama @luna.kiran4 memperontonkan seseorang yang disinyalir Bupati Mimika dengan mengenakan kameja putih dan celana panjang hitam tengah berbicara di hadapan puluhan orang.
Video yang diunggah dengan keterangan “Pantaskah sekelas bupati berbicara seperti ini?” itu sudah ditonton 90.7 kali dan menuai kontroversi lantaran editan video pendek itu bernarasi Papua Merdeka.
Menyikapi hal ini, Pdt. Donal Salima Mahuse dalam konferensi pers di Aula Hotel Cenderawasih 66 Timika pada Senin (22/1/2024) didampingi paraa pemuka agama (pendeta dan pastor), menyatakan sikap bahwa narasi pernyataan yang disampaikan dalam video tersebut merupakan editan dan tidak benar dilakukan oleh Bupati Mimika.
Pasalnya, kasus fitnah dan pencemaran nama baik ini telah diadukan ke Polres Mimika, dan oleh penyidik kepolisian setempat sedang melacak keberadaan pemilik akun TikTok @luna.kiran4 untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
Menurut Pdt. Donal, ada beberapa indikator yang dapat dijadikan sebagai alasan untuk menolak keabsahan informasi tersebut.
Yakni, Bupati Mimika merupakan satu-satunya bupati dari Daerah Otonom Baru (DOB) yang mendukung penuh Otsus Jilid II tentang pemekaran provinsi-provinsi baru, khususnya untuk wilayah Papua Tengah.
“Bupati Mimika Eltinus Omaleng adalah orang pertama yang berani menyuarakannya. Bahkan pada deklarasi itu, Bupati Eltinus Omaleng membuka semua tabir pengakuan orang asli Papua. Apalagi sebagai anak Papua, hari ini saya (Pdt. Donal) katakan, Bupat Mimika salah satu orang yang benar-benar berani dan mendukung secara penuh kebijakan Pemerintah Republik Indonesia sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2021, maka tabir Papua terbuka untuk semua orang soal pemekaran,” ungkapnya.
Dengan demikian, ia menegaskan terkait informasi dan video yang beredar di sosial media TikTok itu tidak benar.
Sebab, Bupati Eltinus Omaleng merupakan pribadi yang berjiwa nasionalis.
“Saya ajak semua pihak agar tidak terpengaruh dan tidak terprovokasi dengan adanya informasi tersebut, serta tetap menjaga situasi Kamtibmas Kabupaten Mimika dari isu-isu yang tidak benar seperti ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Kabupaten Mimika, Yan Slamat Purba pada kesempatan yang sama, mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menyatakan menerima klarifikasi dari PGGM Mimika.
“Kami melihat ini sebagai sebuah klarifikasi untuk Bupati Mimika, jadi kami nyatakan menerima ini sebagai klarifikasi resmi dari Persekutuan Gereja-Gereja Mimika,” pungkasnya. (acm)













Tinggalkan Balasan