SEMINAR IPTEK – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Mimika, Santy Sondang Sonda, membuka Seminar Akhir Kajian Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan IPTEK Kabupaten Mimika. Dokumen ini disiapkan untuk memperkuat pengembangan riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan daerah. (FOTO: YUDIT/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menyempurnakan dokumen Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) sebagai pedoman pengembangan riset dan inovasi untuk mendukung pembangunan daerah.

Penyempurnaan dokumen tersebut dibahas dalam Seminar Akhir Kajian Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan IPTEK Kabupaten Mimika yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika.

Seminar dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Mimika, Santy Sondang, yang mewakili Bupati Mimika.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan BRIDA Mimika, tim penyusun dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pimpinan perangkat daerah, perwakilan PT Freeport Indonesia, perguruan tinggi, yayasan masyarakat, serta peserta lainnya.

Dalam sambutannya, Santy mengatakan, dokumen tersebut menjadi pedoman strategis untuk mengarahkan riset dan inovasi agar mampu menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.

Ia menekankan pentingnya memprioritaskan riset sesuai kebutuhan strategis daerah, menyusun peta jalan yang realistis, serta menyelaraskan hasil penelitian dengan perencanaan dan penganggaran daerah.

Kemitraan dengan berbagai pihak juga perlu diperkuat agar hasil riset dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan.

Selain itu, pemberdayaan Orang Asli Papua (OAP) dan pelestarian pengetahuan lokal menjadi fokus dalam pengembangan riset dan inovasi di Kabupaten Mimika.

“Kita ingin setiap program pembangunan berangkat dari kebutuhan nyata, dan setiap anggaran yang dibelanjakan memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Mimika,” kata Santy.

Sementara itu, Kepala Bidang Riset dan Inovasi BRIDA Kabupaten Mimika, Yopi Manggasa, yang mewakili Kepala BRIDA, mengatakan penyusunan dokumen tersebut bertujuan mendorong pembangunan daerah yang semakin berbasis data, kajian ilmiah, dan pemanfaatan teknologi.

Menurut Yopi, dokumen rencana induk dan peta jalan IPTEK itu nantinya menjadi rujukan untuk menyelaraskan arah riset dan inovasi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), seiring peninjauan ulang yang direncanakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) pada 2027.

“Dokumen ini tidak boleh sekadar menjadi dokumen administratif, melainkan dokumen strategis yang mampu mengarahkan riset, pengembangan teknologi, dan inovasi untuk menjawab persoalan nyata pembangunan di Kabupaten Mimika,” ujar Yopi.

Seminar akhir tersebut menjadi forum bagi para pemangku kepentingan untuk memberikan masukan guna menyempurnakan draf dokumen sebelum ditetapkan.

Masukan tersebut diharapkan membuat arah pengembangan IPTEK lebih terukur dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Mimika berharap kolaborasi riset dan inovasi yang telah terjalin dapat berlanjut hingga tahap penerapan, sehingga hasilnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)

Penulis: Yudit Sanggu
Editor: Maurits SDP