TIMIKA, timikaexpress.id — Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar pertemuan dengan perwakilan eks buruh korban Mogok Kerja (moker) PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk mendengarkan keluhan yang telah berlangsung selama hampir sembilan tahun, Jumat (20/2/2026).

Pertemuan dipimpin langsung oleh Bupati Mimika Johannes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Paulus Yanengga, Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Mimika M. Jambia Wadan Sao, serta perwakilan eks buruh moker PTFI.

Bupati John Rettob menegaskan, pertemuan difokuskan pada aspek kemanusiaan, bukan pada persoalan hubungan industrial yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Pertemuan ini murni untuk kemanusiaan. Mereka adalah masyarakat Mimika yang sudah hampir sembilan tahun sejak Mei 2017 lalu bersabar, sehingga kami ingin mendengar langsung keluhan mereka,” ujarnya.

Ia mengakui Pemkab Mimika belum dapat mengambil langkah terkait penyelesaian hubungan industrial karena belum ada kejelasan dari PTFI maupun pemerintah pusat.

Oleh karena itu, pembahasan diarahkan pada upaya membantu para buruh mendapatkan pekerjaan untuk menopang kebutuhan keluarga.

“Kami fokus bagaimana mereka bisa bekerja kembali, karena mereka memiliki tanggungan keluarga yang harus dihidupi,” jelasnya.

Pemkab Mimika berkomitmen terus memantau perkembangan persoalan tersebut serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mencari solusi terbaik demi kesejahteraan masyarakat Mimika. (cr70–cr71)