Bakri Athoriq (FOTO: Gren/TimeX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Pemerintah Distrik (Pemdis) Mimika Timur, pada awal Agustus nanti mengagendakan giat  rembuk stunting dalam rangka membahas dan merumuskan kegiatan melalui diskusi terarah untuk membuat komitmen bersama aparatur kampung, sekaligus menetapkan kegiatan-kegiatan konvergensi dalam menangani stunting.

Pasalnya, jumlah kasus stunting di wilayah Mimika Timur berdasarkan data dan laporan Puskesmas Mapurujaya sejak Januari hingga Juni 2023 tercatat 212 kasus stunting pada Balita.

“Pada pertemuan bersama para kepala kampung, lurah, pihak PKM Mapurujaya, serta semua unsur terkait lainnya di Distrik Mimika Timur, kami akan bahas soal kegiatan konvergensi penanganan stunting yang akan dilakukan pada tahun berjalan (2023), dan komitmen aparatur kampung bersama warganya dalam penanganan stunting di tahun 2024 nanti”.

Demikian diungkapkan Bakri Athoriq, Kepala Distrik (Kadistrik) Mimika Timur kepada Timika eXpress di ruang kerjanya, Rabu (26/7).

Dikatakan pula, dari 212 kasus stunting di Mimika Timur ini berdasarkan hasil penimbangan berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala dari cakupan  606 Balita yang diperiksa oleh petugas PKM Mapurujaya sejak Januari hingga Juni 2023.

Selain stunting, pihak PKM Mapurujaya juga mencatat sebanyak 50 ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK).

“Karena tidak sedikit ibu hamil KEK di Mimika Timur, maka kami perlu  sikapi bersama, karena kekurangan nutrisi serta asupan gizi pada ibu hamil bisa berdampak anak yang dilahirkan nantinya menderita stunting,” sebutnya.

Ia menambahkan, rembuk stunting ini penting, mengingat anggaran stunting yang dialokasikan masing-masing kampung sangat minim.

“Dari lima kampung yang ada di Mimika Timur, hanya Kampung Mware dan Poumako yang alokasikan anggaran sekitar Rp 50 juta untuk penanganan stunting, sedangkan tiga kampung lainnya, yaitu Kampung Kaugapu, Hiripau, dan Kampung Tipuka, belum maksimal dalam penanganan, maupun menjalankan program stunting,” terangnya.

Menyikapi terus menngkatnya kasus stunting dan ibu hamil KEK di Mimika Timur, Bakri berharap seluruh warga di wilayah setempat agar selalu menjaga kesehatan sejak usia dini, terlebih memperhatikan pola makan, dan kebersihan lingkungan tempat tinggal. (glt)