FOTO BERSAMA – Kepala Cabang PELNI Timika, Sigit Sujatmoko, foto bersama pegawai dan anak-anak panti asuhan dalam perayaan HUT ke-74 PT PELNI yang digelar di Kantor Cabang Timika, Jalan Kartini, Selasa (28/4/2026) (FOTO:YUDITH SANGGU/TIMEX)
TIMIKA, timikaexpress.id — PT PELNI Cabang Timika terus mendorong peningkatan layanan berbasis digital dan pengiriman barang melalui Red Pack.
Namun di sisi lain, keterbatasan fasilitas terminal penumpang di Pelabuhan Poumako masih menjadi pekerjaan rumah.
Hal ini disampaikan Kepala Cabang PELNI Timika, Sigit Sujatmoko dalam perayaan HUT ke-74 PT PELNI yang digelar di Kantor Cabang Timika, Jalan Kartini, Selasa (28/4/2026), bersama anak-anak panti asuhan dan jajaran pegawai.
Sigit Sujatmoko, mengatakan digitalisasi menjadi langkah utama untuk mempermudah akses layanan masyarakat.
Pembelian tiket kini diarahkan melalui aplikasi PELNI Mobile, sementara sistem pembayaran telah menggunakan metode non-tunai seperti transfer bank dan e-wallet.
“Bagi masyarakat yang belum memiliki rekening, kami siapkan tenant resmi untuk pembayaran tunai,” ujarnya.
Selain layanan penumpang, PELNI juga mengembangkan jasa pengiriman barang melalui Red Pack, yang melayani paket dengan berat 3 hingga 50 kilogram dengan sistem pengamanan khusus.
PELNI juga memastikan kenyamanan penumpang di atas kapal, termasuk penyediaan makan tiga kali sehari dengan standar gizi serta air mineral hingga 2 liter per hari.
Namun demikian, Sigit mengakui fasilitas darat di Pelabuhan Poumako masih jauh dari ideal.
“Sampai sekarang belum ada terminal penumpang yang layak, tidak ada tempat berteduh, MCK, maupun fasilitas pendukung lain,” ungkapnya.
Sebagai langkah sementara, PELNI bersama TNI AL dan otoritas pelabuhan melakukan pengaturan area dermaga untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang.
Ke depan, PELNI berkomitmen terus meningkatkan layanan digital sekaligus berharap adanya dukungan perbaikan infrastruktur terminal agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. (*)









Tinggalkan Balasan