BAGIKAN MASKER – HIPMI Mimika membagikan 1.000 masker gratis kepada masyarakat di Jalan Bandara Lama, Rabu (14/10/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga di tengah kondisi kabut asap di Timika. (FOTO: SELVY/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Mimika membagikan 1.000 masker gratis kepada masyarakat di Jalan Bandara Lama, Rabu (14/10/2026).
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga di tengah kondisi kabut asap yang semakin pekat di Timika.
Pembagian masker tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi diri dari paparan asap.
Pasalnya, masih banyak warga yang beraktivitas di luar ruangan tanpa menggunakan masker.
Pengurus HIPMI Mimika, Junaldi Samuel, mengatakan kondisi asap belakangan ini semakin mengkhawatirkan.
Jika pada awal kemunculannya asap belum sampai menutupi jalan, dalam sepekan terakhir kondisinya mulai mengganggu jarak pandang pengguna jalan.
“Kami melihat masih banyak masyarakat yang berjalan tanpa menggunakan masker. Karena itu, kami tergerak untuk membagikan masker sekaligus memberikan awareness kepada masyarakat agar lebih sadar menjaga kesehatan,” ujarnya.
Menurut Junaldi, paparan asap dalam jangka panjang berpotensi mengganggu kesehatan.
Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini, terutama bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Jalan Bandara Lama dipilih sebagai lokasi pembagian masker karena kawasan tersebut ramai digunakan masyarakat untuk berolahraga.
Junaldi mengingatkan, aktivitas olahraga untuk menjaga kebugaran perlu diimbangi dengan perlindungan diri, terlebih ketika kondisi udara dipenuhi asap.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan aksi pertama HIPMI Mimika. Ke depan, pihaknya membuka peluang menggelar kegiatan serupa di lokasi lain, termasuk berkolaborasi dengan organisasi kepemudaan maupun perusahaan yang ingin terlibat dalam aksi kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
“Kondisi asap ini tentu bukan yang kita inginkan. Namun, dengan keadaan seperti sekarang, masyarakat perlu beradaptasi dan menjaga diri. Kalau tidak menyayangi diri sendiri, setidaknya sayangi keluarga di rumah. Kami mengimbau masyarakat, terutama yang membawa anak-anak, agar selalu menggunakan masker,” katanya.
Sementara itu, salah satu warga penerima masker, Grisen, mengatakan kondisi asap sangat mengganggu dan berpotensi memicu gangguan pernapasan.
Menurutnya, anak-anak menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih karena rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Kondisi ini juga menyulitkan masyarakat yang setiap hari bekerja di luar ruangan.
Ia mengapresiasi aksi pembagian masker yang dilakukan HIPMI Mimika dan berharap kondisi asap segera membaik.
“Ini sangat bagus karena secara tidak langsung menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat,” ujarnya. (*)









Tinggalkan Balasan