ANTAR-JEMPUT – Personel Polsek Mimika Barat mengantar dan menjemput siswa SD Negeri Uta 2 pasca konflik di Kapiraya, Kabupaten Mimika, Rabu (26/8/2026). (FOTO: IST/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Pasca konflik yang terjadi di Kapiraya, personel Polsek Mimika Barat memberikan pendampingan kepada siswa SD Negeri Uta 2 dengan mengantar dan menjemput mereka dari Pelabuhan Lokpon KM 0 menuju KM 4 Kapiraya, Rabu (26/8/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk membantu menjaga keamanan sekaligus memastikan aktivitas pendidikan tetap berjalan di tengah situasi pascakonflik antara masyarakat Suku Kamoro dan Suku Mee terkait persoalan tapal batas Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Mimika.
Kegiatan dipimpin Kanit Intel Polsek Mimika Barat Aiptu Alfino Yanri bersama Kanit Reskrim Bripka Ahsan Nur dan Briptu Darmawan.
Sekitar pukul 07.40 WIT, Briptu Darmawan menjemput para siswa dari Pelabuhan Lokpon KM 0 menuju SD Negeri Uta 2 di KM 4 Kapiraya menggunakan kendaraan roda tiga.
Para siswa tiba dengan selamat sekitar pukul 08.00 WIT.
Di sela kegiatan, Aiptu Alfino Yanri juga memberikan edukasi kepada para siswa.
Materi yang disampaikan antara lain nilai-nilai Pancasila, pentingnya menaati orang tua dan guru, serta mengajak siswa rajin membaca dan belajar.
Kasi Humas Polres Mimika IPTU Amir Rado mengatakan, personel juga mengingatkan para siswa agar tidak melakukan pembakaran rumput maupun lahan di sekitar kampung selama musim kemarau.
“Pembakaran rumput atau lahan dapat berpotensi menimbulkan kebakaran kebun maupun lahan,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran personel Polsek Mimika Barat merupakan bentuk koordinasi dan kolaborasi dengan pihak sekolah untuk mendukung kelancaran proses pendidikan di Kapiraya sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pihak sekolah juga mengharapkan dukungan aparat keamanan agar aktivitas belajar dan kehadiran siswa di sekolah tetap berjalan dengan baik pascakonflik. (via)


























Tinggalkan Balasan