PANTAU — Bupati Mimika Johannes Rettob memantau pelaksanaan ujian Profiling ASN di salah satu lokasi di Timika, Kamis (27/8/2026). (FOTO: YESON/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Bupati Mimika Johannes Rettob memantau langsung pelaksanaan profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) di sejumlah lokasi ujian di Timika, Kamis (27/8/2026).
Pemantauan dilakukan untuk memastikan peserta hadir tepat waktu, mengikuti ujian dengan tertib, dan menjalani seluruh tahapan secara serius.
Dalam pemantauan tersebut, Johannes masih menemukan peserta yang terlambat.
Ia juga mendapat laporan adanya peserta yang datang terlambat, tetapi justru meninggalkan lokasi lebih awal.
“Nanti kita lihat, saya sudah catat orang-orangnya. Nama-namanya jelas,” tegas Johannes.
Menurutnya, kedisiplinan merupakan bagian penting dari penilaian seorang ASN. Karena itu, perilaku peserta selama profiling dapat menjadi gambaran dalam proses pemetaan.
“Disiplin itu salah satu yang penting di pegawai negeri. Hal-hal begini saja tidak menunjukkan kedisiplinan. Kita bisa kaitkan dengan profiling ini,” ujarnya.
Johannes mengatakan profiling tidak hanya mengukur kompetensi, tetapi juga wawasan, potensi, integritas, inovasi, dedikasi, dan kedisiplinan ASN.
Hasil profiling nantinya menjadi salah satu dasar penerapan manajemen talenta, termasuk dalam menentukan penempatan dan pengembangan karier ASN sesuai kompetensi dan potensi masing-masing.
“Dengan adanya profiling ini, kita dapat mengetahui kemampuan kita yang sebenarnya walaupun tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, manajemen talenta juga akan menerapkan sistem penghargaan dan sanksi.
Penilaian tersebut akan terhubung dengan evaluasi kinerja ASN melalui sistem elektronik monitoring kinerja.
ASN yang menjalankan tugas dan mengisi kinerja dengan baik akan memperoleh penilaian positif.
Sebaliknya, kinerja yang tidak memenuhi ketentuan akan tercatat dalam sistem dan dapat memengaruhi penilaian.
Selain untuk penempatan jabatan, hasil profiling juga digunakan untuk memetakan ASN yang memiliki potensi pengembangan.
Pemerintah daerah dapat memprogramkan pendidikan dan pelatihan untuk mengoptimalkan kemampuan tersebut.
Sementara itu, Kepala BKPSDA Kabupaten Mimika Hermalina Wilhelmina Imbiri mengatakan profiling ASN merupakan program nasional untuk mengetahui kompetensi aparatur.
“Profiling ASN ini merupakan program nasional dan harus dilaksanakan di seluruh Indonesia,” katanya.
Profiling ASN di Mimika diikuti 2.644 peserta dan berlangsung di empat lokasi, yakni SMP Negeri 2 Mimika, SMK Tunas Bangsa, SMP dan SMA YPPK St. Bernardus Timika, serta SMP Negeri 11 Mimika.
Pelaksanaan berlangsung selama tiga hari, 26–28 Agustus 2026, dengan pembagian beberapa sesi.
Peserta terdiri atas ASN berbagai golongan serta guru dengan jabatan fungsional ahli madya.
Profiling ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Mimika membangun manajemen kepegawaian berbasis kompetensi dan kinerja. (cr-72)


























Tinggalkan Balasan