FOTO BERSAMA – Michael R. Gomar, Pj Bupati Mappi saat foto bersama Fernando J.P. Bonay, Asisten Muda Ombusman Republik Indonesia perwakilan Provinsi Papua serta lainnya, Kamis (27/7). (FOTO: IST/TIMEX)
MAPPI, TIMIKAEXPRESS.id – Ombusman mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Mappi dalam memberikan layanan publik kepada masyarakat. Hal itu dapat dilihat dari sejumlah program Pemda dalam memberikan layanan publik kepada masyarakat.
Fernando J.P. Bonay, Asisten Muda Ombusman Republik Indonesia perwakilan Provinsi Papua menyebutkan, untuk pelayanan publik di Mappi saat ini mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya.
“Untuk pelayanan Publik ditahun ini ada peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya, kita sudah lakukan observasi disejumlah OPD yang ada di Kabupaten Mappi selama tiga hari,” kata Fernando J.P. Bonay dalam rapat bersama Pemerintahan Kabupaten Mappi yang berlangsung di Pendopo, Kamis (2/7).
Adapun OPD yang dilakukan observasi oleh tim Ombusman diantaranya, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, Dinas Perijinanan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Sosial serta ditambah dua Puskesmas yakni Puskesmas Kota dan Puskesmas Kepi 1.
Dikatakan, tujuan kedatangangan Ombusman ke Kabupaten Mappi untuk menyelenggarakan opini penilaian pelayanan publik yang merupakan salah satu program dibidang pencegahan Ombusman Republik Indonesia yang mana program ini didukung penuh oleh Bappenas.
Selain itu, untuk memastikan terpenuhnya standar layanan publik di kabupaten/kota maupun provinsi serta kementerian/lembaga yang ada diseluruh Indonesia.
“Kami melakukan observasi dan pengambilan data disejumlah OPD, pada saat pengambilan data kami lakukan dalam tiga metode yakni, study dokumen, wawancara dan melihat ketampakkan fisik pemenuhan standar pelayanan,”ungkapnya.
Lanjutnya, standar pelayanan merupakan amanat UU pelayanan publik Nomor 25 Tahun 2009 guna memberikan kepastian pelayanan publik kepapa masyarakat pengguna layanan.
Ia menuturkan, setelah pengambilan data ini akan diperiksa oleh tim dari pusat dan hasilnya nanti akan disampaikan diakhir tahun.
Selain itu, ada gagasan program perlindungan anak berkebutuhan yakni, anak-anak putus sekolah dan anak -anak yang ketergantungan pada zat adiktif (lem aibon). Anak -anak tersebut diberikan perlindungan khusus serta diangkat menjadi anak asuh oleh sejumlah pejabat dan masyarakat di Kabupaten Mappi. Ini merupakan langkah kongrit yang sangat luar biasa dilakukan Pemkab Mappi.
Sementara itu, Michael R. Gomar, Pj Bupati Mappi mengapresiasi program dai Ombusman yang telah melakukan observasi pelayanan publik di Kabupaten Mappi.
Dikatakan, untuk kondisi Mappi secara khusus masih sangat terbatas. Hal itu dikarenakan beberapa faktor diantaranya, jaringan telekomunikasi yang sangat terbatas, regulasi yang masih belum relevan dengan kondisi dipusat atau beberapa daerah lainnya, ketersediaan SDM masih sangat terbatas, sehingga hal ini berpengaruh terhadap pelayanan publik. Apalagi kompetisi ASN yang mana masih kurang mengikuti Diklat yang berkaitan dengan pelayanan publik.
“Meski dengan segala keterbatasan yang ada, kita masih terus optimis untuk membenahi, agar pelayanan publik di Kabupaten Mappi bisa dilaksanakan secara maksimal,” tutupnya. (acm)















Tinggalkan Balasan