MIMIKA, timikaexpress.id — Rencana pemekaran wilayah di Provinsi Papua Tengah terus bergulir.
Sejumlah daerah diusulkan menjadi daerah otonomi baru (DOB) guna memperkuat struktur pemerintahan dan mempercepat pemerataan pembangunan.
Salah satu usulan yang mencuat adalah pembentukan Kabupaten Moni sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Paniai.
Selain itu, wilayah Paniai juga direncanakan dimekarkan menjadi Kabupaten Paniai Timur.
Di Kabupaten Dogiyai, pemerintah juga mengusulkan pembentukan satu kabupaten baru.
Sementara itu, di Kabupaten Mimika, wacana pemekaran diarahkan pada pembentukan dua wilayah baru, yakni Mimika Barat Jauh dan Mimika Timur.
Selain pemekaran kabupaten, pemerintah juga merencanakan pembentukan satu kota administratif untuk memperkuat sistem pemerintahan di Papua Tengah.
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan bahwa langkah pemekaran ini merupakan bagian dari strategi mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Ia juga memaparkan sejumlah capaian pemerintahan daerah, termasuk implementasi 11 roadmap yang telah disusun sebelumnya.
Salah satu capaian tersebut adalah pembentukan 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang ke depan direncanakan meningkat menjadi 30 OPD.
“Penambahan OPD ini diharapkan dapat mendukung optimalisasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut sebagai bagian dari evaluasi terhadap perkembangan daerah otonomi baru di Papua Tengah.
Evaluasi ini diharapkan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan lanjutan yang lebih responsif terhadap kebutuhan daerah.
Kunjungan kerja tersebut menegaskan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat otonomi daerah, sekaligus memastikan kebijakan pemekaran mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua. (*)









Tinggalkan Balasan