PELEPASAN – Prosesi pelepasan 120 jamaah calon haji Mimika melalui Pawai Syiar Haji 2026 oleh Asisten I Setda Mimika, Ananias Faot di pelataran Graha Eme Neme Yauware mengiringi keberangkatan para tamu Allah menuju Bandara Mozes Kilangin, pada Rabu (29/4/2026). (FOTO:MEGA IRIANTI/TIMEX)

TIMIKA, timikaexpress.id — Pemerintah Kabupaten Mimika secara resmi melepas Pawai Syiar Haji 2026 yang mengantar jamaah calon haji (JCH) gelombang pertama menuju Bandara Mozes Kilangin, Rabu (29/4/2026).

Pelepasan berlangsung meriah dari halaman Graha Eme Neme Yauware, ditandai dengan iring-iringan kendaraan yang mengantar para jamaah menuju bandara.

Suasana meriah, penuh haru dan doa dari keluarga turut mengiringi keberangkatan para tamu Allah tersebut.

Mewakili pemerintah daerah, Asisten I Setda Mimika, Ananias Faot, menyampaikan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat.

“Berangkat lengkap, pulang juga harus lengkap,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kesehatan, disiplin, serta kebersamaan selama berada di Tanah Suci, sekaligus membawa nama baik Kabupaten Mimika dan Indonesia.

Pesan tersebut sejalan dengan arahan Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang sebelumnya telah melepas 120 jamaah calon haji asal Mimika.

Ia menekankan pentingnya menjaga sikap, kekompakan, serta menunjukkan citra positif daerah selama menjalankan ibadah.

Pawai syiar haji ini tidak hanya menjadi seremoni pelepasan, tetapi juga simbol dukungan moral masyarakat kepada para jamaah dalam menunaikan rukun Islam kelima.

Pemerintah Kabupaten Mimika juga memastikan kelancaran perjalanan jamaah, termasuk memfasilitasi keberangkatan dari Timika menuju Embarkasi Makassar sebagai titik awal perjalanan ke Tanah Suci.

Sesuai jadwal, seluruh jamaah calon haji Mimika akan masuk Embarkasi Makassar pada 11 Mei 2026 dan diberangkatkan ke Jeddah pada 12 Mei 2026.

Pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, serta para jamaah senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan hingga kembali ke tanah air.

Momentum pawai syiar ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual pribadi, tetapi juga membawa doa dan harapan seluruh masyarakat Mimika. (*)

Penulis : Mega Irianti
Editor  : Maurits SDP