Meki Fritz Nawipa (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Gubernur Provinsi Papua Tengah, Melki Fritz Nawipa menegaskan bahwa Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) di Kabupaten Mimika harus jadi satu, dan tidak boleh ada dualisme.
Hal itu disampaikan Gubernur Papua Tengah, Melki Fritz Nawipa saat melakukan kunjungan kerja ke SMP YPPK Lecocq D’Armanville Kaokanao, Kamis (10/4). Ia mengatakan bahwa ketika Lemasko jadi satu, maka masyarakat akan mendapatkan penghasilan dari hutan.
“Hutan-hutan Papua ini sangat luar biasa, maka Lemasko harus jadi satu, sehingga masyarakat bisa mendapatkan penghasilan dari hutan, bukan hanya dari PTFI dan Pemkab Mimika saja,” ujarnya.
Melki Fritz Nawipa menyebutkan bahwa hutan di Papua banyak dipenuhi pohon-pohon yang sangat luar biasa, tentunya dapat memberikan penghasilan yang luar biasa pula untuk masyarakat.
“Sehingga masyarakat jangan lagi menebang pohon secara sembarangan,” pungkasnya. (via)















Tinggalkan Balasan