TERTANCAP – Puluhan anak panah terlihat menancap di tubuh korban konflik antar-kelompok di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (4/1/2026). (FOTO:Istimewa)
TIMIKA, timikaexpress.id – Seorang warga kembali dilaporkan meninggal dunia akibat konflik antar-kelompok di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (4/1/2026) siang.
Korban tewas setelah terkena puluhan anak panah.
Kapolsek Kwamki Narama, IPTU Yusak Sawaki, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menyebut korban bernama Jori Murib alias JM, yang berasal dari kubu Newegalen.
“Benar, korban bernama Jori Murib alias JM.
Korban dari kubu Newegalen dan telah dievakuasi ke RSUD Mimika,” ujar IPTU Yusak Sawaki saat dikonfirmasi.
Menurut keterangan kepolisian, sebelum kejadian korban diketahui sedang mengonsumsi minuman keras di sekitar wilayah kubu Newegalen.
Dalam kondisi tersebut, korban kemudian diserang oleh kelompok dari kubu Dang.
“Korban saat itu sedang mengonsumsi miras, kemudian diserang dan dipanah oleh kubu Dang.
Puluhan anak panah mengenai tubuh korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” jelasnya.
Dengan kejadian tersebut, jumlah korban meninggal dunia akibat konflik antar-kelompok di Distrik Kwamki Narama kini mencapai 10 orang, masing-masing lima korban dari kubu Newegalen dan lima korban dari kubu Dang.
Aparat kepolisian saat ini masih melakukan pengamanan dan pemantauan di wilayah konflik guna mencegah terjadinya aksi susulan serta mengimbau masyarakat agar menahan diri. (via)














Tinggalkan Balasan