Polisi Hentikan Penyelidikan

AKP Matheus Tanggu Ate (FOTO: GREN/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Penyidik Kepolisian Sektor (Polsek) Mimika Timur mencatat kerugian yang menimpa warga akibat musibah kebakaran 20 unit kios di kawasan LS, Kampung Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika-Papua Tengah pada Jumat (2/2/2024) lalu mencapai Rp 4,2 miliar (Rp4.230.000.000).

Adapun rincian bangunan dan barang yang terbakar menimpa 19 Kepala Keluarga (KK) atau 86 jiwa.

Setelah diketahuinya sebab utama kebakaran akibat korsleting listrik, dan didata total kerugian materil, maka penyidik Polsek Mimika Timur pun telah menghentikan penyelidikannya.

“Kami sudah minta keterangan saksi Ruslan dan Andi Julinar. Saksi Ruslan mengaku saat kejadian dirinya sedang berada di SP2 Timika, kemudian ditelepon oleh istrinya supaya segera ke Poumako untuk melihat secara langsung percikan api pemicu kebakaran yaitu terjadi akibat korsleting listrik dari salah satu kios hingga api menyebar dan membakar habis 19 unit kios dan 1 unit rumah”.

Demikian diungkapkan AKP Matheus Tanggu Ate, Kapolsek Mimika Timur kepada Timika eXpress, Kamis (8/2/2024).

Semetara itu, Andi Julinar mengaku melihat api mulai membesar, ia lantas menelepon pemilik kios, namun tidak terhubung.

Andi kerap ia disapa kemudian meminta bantuan anggota polisi, namun saat itu kobaran api mulai membesar.

“Penyeilidikan kasus kebakaran ini kami tutup dan hentikan karena tidak ada tersangka dalam kebakaran tersebut dan ini murni musibah,” ujar AKP Matheus.

Sementara Ipda Mikson Jhon Kafiar selaku Kanit Reskrim Polsek Mimika Timur menambahkan, sejak dilaporkannya kasus kebakaran, pihaknya pun langsung melakukan olah TKP.

“Jadi, saksi Ruslan yang juga Ketua RT 11 di LS Kampung Poumako yang melapor, hanya saja kasus ini kami tutup karena tidak ada tersangka dan murni musibah,” ujarnya.

Masyarakat Diimbau Waspada

Menyikapi kasus kebakaran yang terjadi, Moses Yarangga, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika, mengimbau seluruh masyarakat Mimika untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran.

Moses Yarangga (FOTO: GREN/TIMEX)

Pasalnya, musibah kebakaran yang sudah sering terjadi di Mimika itu diluar dugaan dan bisa terjadi kapan saja.

“Saya imbau masyarakat lebih waspada dan selalu perhatikan barang-barang atau perabot rumah sebelum meninggalkan rumah, karena dampak kebakaran merugikan diri kita, keluarga bahkan orang lain,” pesan Moses Yarangga kepada Timika eXpress di ruang kerjanya, Selasa (6/2/2024).

Dikatakanya, penyebab kebakaran bisa terjadi akibat hubungan singkat arus pendek listrik (korsleting), lilin, kompor gas, bensin, rokok dan material lain yang bisa memicu terjadinya kebakaran.

“Kebakaran itu terjadi karena kadang kita lalai, sehingga saya minta masyarakat lebih waspada dan mengantisipasi sebelum terjadi kebakaran,” tandasnya. (glt)