MEDIASI – Keluarga dari dua kelompok remaja yang berkelahi di depan SMP Negeri 1 Mapurujaya tampak hadir dalam mediasi yang dilaksanakan di Polsek Mimika Timur, Kamis (12/10). (FOTO: IST/TIMEX)
TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Kepolisian Sektor Mimika Timur telah mempertemukan keluarga dari dua kelompok remaja yang berkelahi di depan SMP Negeri 1 Mapurujaya, tepatnya di RT 03, Kelurahan Wania, Distrik Mimika Timur, Rabu (11/10) lalu
Mediasi tersebut dilaksanakan di Mapolsek Mimika Timur dan dipimpin oleh Aiptu Alip Ilham, Kanit Lantas Polsek Mimika Timur.
AKP Matheus Tanggu Ate, Kapolsek Mimika Timur saat ditemui Timika eXpress di Polsek Mimika Timur mengatakan, guna mencari solusi yang terbaik sehingga pihaknya melakukan mediasi dengan menghadirkan keluarga kedua belah pihak.
“Dalam pertemuan tersebut, pihak keluarga korban meminta agar seluruh biaya pengobatan selama di RSUD Mimika hingga tuntas ditanggung pelaku,” jelasnya.
Selain itu, setelah korban sembuh, pihaknya akan kembali melakukan pertemuan lagi agar masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dengan membuat surat pernyataan.
Diberita sebelumnya, pada Rabu (11/10) sekitar pukul 13.05 WIT. dua kelompok remaja dari Kampung Mware dan Kampung Kaugapu terlibat baku pukul di depan SMP Negeri 1 Mapurujaya, tepatnya di RT 03, Kelurahan Wania, Distrik Mimika Timur. Penyebab dari perkelahian tersebut adalah karena saling prank.
Dimana ada satu kelompok anak sekolah dari Kampung Kaugapu nge-prank dan memaki temannya di Kampung Mware. Kemudian mereka sepakat untuk berdamai dengan bertemu di SMP Negeri 1 Mapurujaya.
Setibanya di TKP, mereka sudah saling berdamai dan minta maaf. Namun dibalik itu, ada dua orang yaitu Jovan dan Yacop menyuruh Adit untuk baku pukul dengan Neger.
Keduanya pun terprovokasi hingga mengakibatkan Neger terjatuh di atas tanah. Teman-temannya yang melihat langsung mengeroyok Adit. Adit pun melarikan diri.
Sebelum lari, ia sempat menginjak kepala Neger hingga mengakibatkan Neger tidak sadarkan diri.
Selain Adit dan Neger, Jero dan Jovan juga terlibat baku pukul.
“Akibat perkelahian tersebut, Jovan mengalami patah hidung,” ujarnya.
Warga yang resah dengan aksi kriminalitas kedua kelompok remaja tersebut langsung menghubungi kepolisian.
Setibanya di TKP, anggota langsung mengamankan situasi dan mengevakuasi Neger dan Jovan ke RSUD Mimika guna mendapatkan perawatan medis. (glt)








Tinggalkan Balasan