TIMIKA, timikaexpress.id — Suasana duka menyelimuti Rumah Sakit Sint Carolus, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026) siang, saat keluarga dan kerabat melepas keberangkatan jenazah Vebian Magal menuju Timika, Papua Tengah.

Tangis haru tak terbendung ketika peti jenazah mantan Direktur Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) periode 2019–2024 itu dibawa dari Ruang Gabriel menuju lobi rumah duka sebelum diberangkatkan ke Bandara Soekarno-Hatta.

Kerabat almarhum, Paul Kemong, menyebut Vebian sebagai sosok pekerja keras, rendah hati, dan penuh tanggung jawab.

“Kami sungguh kehilangan. Almarhum pribadi yang tekun dan selalu memberi teladan, bukan hanya bagi keluarga tetapi juga generasi muda Papua,” ujarnya.

Jenazah diberangkatkan lebih awal guna mempercepat proses kargo penerbangan dan dijadwalkan tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika, Kamis (5/2) pagi pukul 10.00 WIT.

Setibanya di Timika, jenazah akan disemayamkan di kediaman keluarga di Jalan Baru untuk memberi kesempatan masyarakat memberikan penghormatan terakhir sebelum prosesi pemakaman.

Sebelumnya diberitakan, Vebian Magal meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026) pukul 14.15 WIB di RS Sint Carolus, Jakarta, pada usia 44 tahun.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, mahasiswa asal Papua Tengah, serta para tokoh masyarakat yang hadir memberi penghormatan.

Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong mengenang almarhum sebagai sosok tenang dan berdedikasi sejak masa pendidikan hingga mengabdi di YPMAK.

“Prestasinya sangat baik. Ia muda, energik, dan punya potensi besar untuk masa depan Mimika dan Papua,” katanya.

Tokoh pendidikan Paul Sudiyo juga menyebut Vebian meniti karier dari staf hingga dipercaya menjadi direktur YPMAK berkat ketekunan dan kedisiplinannya.

“Kepergian beliau adalah kehilangan besar bagi generasi muda Papua,” ujarnya. (*/)