Sabelina Fitriani (FOTO: YOSEF/TIMEX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak-Keswan) Kabupaten Mimika, Papua Tengah bakal melaksanakan vaksinasi rabies sebanyak 500 dosis.

Sabelina Fitriani, Kepala Disnak-Keswan Mimika mengatakan, vaksinasi gratis ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang bahaya rabies, karena belum sepenuhnya masyarakat sadar dan paham mengenai bahaya rabies.

“Padahal rabies tergolong penyakit yang berbahaya, dan belum bisa disembuhkan. Rencana vaksinasi digelar Sabtu (7/10) di kantor. Selain vaksinasi gratis, juga akan dibagi snack dan vitamin untuk hewan piaraan warga,” ungkap Sabelina Fitriani kepada awak media di ruang kerjanya, Selasa (3/10).

Dikatakannya, hewan peliharaan masyarakat yang akan divaksin nantinya harus dalam kondisi sehat, dan tidak sakit.

“Jadi, sama seperti bayi. Hewan piaraan yang akan divaksin juga harus sehat, dan sebelumnya sudah diberi obat cacing. Ini supaya tidak ada efek buruk terhadap hewan piaraan yang divaksin,” terangnya.

Adapun kesadaran masyarakat akan pemberian obat cacing terhadap hewan piaraan masih rendah, sehingga pihaknya akan memberikan obat cacing terlebih dahulu sebelum divaksin.

“Jadi setelah dikasih obat cacing baru kita vaksin. Selanjutnya diberikan vitamin,” katanya.

Menurut Sabelina, selama ini di Mimika dilarang vaksinasi rabies karena berada pada zona bebas rabies.

“Memang vaksin rabies ini baru dua tahun belakangan ini, karena kita menjadi daerah terancam. Dengan adanya kasus rabies di NTT dan Bali kita harus waspada karena bisa saja kasus rabies masuk Timika melalui jalur transportasi,” ungkapnya.

Memang, katanya sampai saat ini belum ditemukan kasus rabies di Mimika, namun pihaknya terus berupaya agar kasus ini tidak masuk Timika.

“Seperti kita tahu hewan pembawa rabies adalah anjing, kucing dan kera. Namun penyumbang kasus rabies tertinggi adalah anjing. Kita harus tahu ciri anjing yang terkena rabies adalah takut air, suka menyerang, air liur berlebihan serta lainnya,” tutupnya. (acm)