APEL – TNI-Polri saat mengikuti apel siaga antisipasi jelang 1 Desember 2023 di Pelataran Gedung Eme Neme Yauware, Kamis (30/11). (FOTO: ASTRID/TIMEX)
TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Sebanyak 408 personel gabungan TNI – Polri ikut apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan 1 Desember yang biasa diklaim sebagai HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres MImika AKBP, I Gede Putra didampingi Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, Danyon B Pelopor, Kompol Dionisius Vox Dei Paron Helan, Waka Polres Mimika, Kompol Hermanto dan para perwira dan personel TNI-Polri di Mimika yang dilaksanakan di pelataran Gedung Eme Neme Yauware.
AKBP I Gede Putra selaku Kapolres Mimika menyampaikan, ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan. Dimana, pada tahun ini juga bertepatan dengan adanya tahapan kampanye sehingga untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang krusial di Desember ini maka apel siaga ini dilaksanakan.
“Ada beberapa kelompok yang merayakan di 1 Desember sehingga kita perlu mengantisipasi, karena kami ingin Mimika tetap aman kondusif dan tidak ada perbuatan yang melanggar hukum pada 1 Desember (hari ini,red),“ jelasnya.
Lanjutnya, pihaknya mengimbau kepada para tokoh-tokoh agama untuk bersama-sama menjaga situasi di Desember ini tetap terjaga secara kondusif.
“Kita tahu secara eskalasi untuk kriminalitasnya di wilayah pegunungan cukup meningkat, sehingga ini yang perlu kita waspadai agar tidak berdampak ke Timika,” terangnya.
Dirinya menambahkan sejauh ini situasi kondisi di Mimika masih dalam situasi yang aman dan kondusif.
“Dari pantauan kami hingga sore ini, situasinya masih terpantau kondusif dan belum ada hal-hal yang menonjol sehingga kami berharap kontribusi dari seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama menjaga kamtibmas,” jelasnya.
Selain itu pihaknya juga telah melakukan pemetaan sesuai dengan pantauan, dan anggota juga telah disiagakan.
“Yang jelas kami sudah melakukan pemetaan sehingga kami tetap menjaga situasi di Mimika terus kondusif, dan menekan ruang gerak para kelompok-kelompok yang ingin mengacau,” tegasnya.
Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, Dandim 1710/Mimika menyampaikan pihaknya menyediakan personel sebanyak 150 untuk menjaga situasi kamtibmas di Mimika.
“Kita berharap dengan dilaksanakannya apel ini sampai besok tidak ada pergerakan atau pengibaran bendera. Seperti tahun lalu kita sudah kecolongan, sehingga kita akan antisipasi,” jelasnya.
Lanjutnya, jika ada ditemukan tindakan yang melanggar hukum akan dilakukan tindak persuasif.
“Kalau memang ada yang sampai menaikkan lagi akan kita turunkan, dan kita harap tidak ada tindakkan perlawanan dan pertentangan dari pihak-pihak tersebut. Kami harap semua dapat menjaga keamanan. Dan menjadikan Mimika kota damai,” tutupnya. (ine)













Tinggalkan Balasan