DITEMUKAN MENINGGAL — Korban J.Y. ditemukan meninggal dunia di Jalur Diponegoro Tembusan Jiliale, SP 3, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Sabtu (26/9/2026). (FOTO: IST/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id — J.Y. (25), warga Jalan Maleo, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, ditemukan meninggal dunia di Jalur Diponegoro Tembusan Jiliale, SP 3, Distrik Kuala Kencana, Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 17.59 WIT.
Korban diduga menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam berupa anak panah dan parang. Saat ditemukan, terdapat anak panah yang tertancap di tubuh korban.
Kasi Humas Polres Mimika Iptu M. Amir Rado mengatakan, kejadian tersebut diketahui setelah seorang warga sekaligus saksi berinisial D.Y.R. (46) mendengar suara sepeda motor dan teriakan “aduh” dari sekitar rumahnya.
Saat itu, saksi bersama istri dan anak-anaknya sedang berada di dalam rumah.
Karena kondisi sudah gelap, saksi hendak menyalakan lampu. Namun, setelah mendengar suara tersebut, saksi juga mendengar suara seseorang berlari di depan rumah.
“Saksi kemudian memadamkan lampu dan mengamankan istri serta anak-anaknya,” kata Amir.
Saksi kemudian membuka grup WhatsApp jemaat untuk meminta nomor Kapolsek Kuala Kencana.
Setelah memperoleh nomor tersebut, saksi langsung menghubungi Kapolsek.
Tidak lama kemudian, Kapolsek Kuala Kencana AKP Djemi Reinhard bersama personel mendatangi lokasi. Petugas bersama saksi kemudian menyisir kawasan sekitar tempat kejadian.
“Saat tiba, personel Polsek Kuala Kencana bersama saksi menyisir di sekitar lokasi dan menemukan korban sudah dalam keadaan terpanah dan sudah meninggal dunia,” jelas Amir.
Mendapat laporan tersebut, Wakapolres Mimika Kompol Jaihot Limbong bersama Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Putut Yuda Pratama, Kapolsek Kuala Kencana, dua perwira Polres Mimika, serta personel Satreskrim, Satintelkam dan Polsek Kuala Kencana turut merespons kejadian tersebut.
Dari lokasi, polisi mengamankan tujuh anak panah, satu parang, satu dompet, satu unit HP Android, satu KTP milik korban, satu plastik berisi pinang, satu kaleng Bir Bintang, dan satu botol Aqua.
Hingga kini, Satreskrim Polres Mimika masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap, pelaku, dan motif di balik kematian J.Y. (via)








Tinggalkan Balasan