TIMIKA, timikaexpress.id – RSUD Mimika, Papua Tengah menghadirkan inovasi layanan Sa Antar Ko yang memberikan fasilitas antar pulang pasien Orang Asli Papua (OAP) secara gratis setelah selesai menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Direktur RSUD Mimika, dr. Anton Pasulu, mengatakan sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Mimika, pihaknya terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan, khususnya bagi pasien OAP.

Menurutnya, sepanjang tahun 2026 hingga Februari, layanan tersebut telah dimanfaatkan ratusan pasien.

“Pada Januari tercatat 212 pasien yang diantar pulang, sedangkan Februari sebanyak 188 pasien. Jadi total pasien OAP yang telah kami layani melalui program ini pada 2026 sebanyak 400 orang,” ujarnya.

Anton menjelaskan program Sa Antar Ko bertujuan menyediakan transportasi yang aman dan nyaman bagi pasien OAP setelah keluar dari rumah sakit, sekaligus meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan berkelanjutan.

Selain itu, program tersebut juga diharapkan dapat membantu mengurangi beban ekonomi pasien dan keluarga serta menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat OAP.

“Pasien merasakan layanan ini sangat membantu. Mulai dari proses pemesanan hingga laporan perjalanan armada, termasuk saat tiba di rumah pasien, semuanya berjalan dengan baik,” katanya.

Ia menambahkan sejak diluncurkan oleh Bupati Mimika Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong pada 17 Juli 2025, program Sa Antar Ko telah melayani pengantaran ribuan pasien OAP secara gratis.

“Sejak diluncurkan hingga saat ini, total pasien rawat inap OAP yang telah diantar pulang secara gratis mencapai 1.471 orang,” kata Anton. (ant)