TERLIHAT – Terlihat Dr Leonard Pardede Ketua IDI Mimika saat memberikan materi edukasi kepada siswa dan siswi SMA/SMK yang hadir dalam pembukaan penerimaan duta anti Narkoba, di lantai dua Gedung Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Rabu (30/4/2025) (FOTO: INDRI/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Salam rangka memperingati hari  Pendidikan Nasional dan Hari Anti Narkoba Nasional (HANI),  Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Mimika, membuka pemilihan duta anti Narkoba untuk pendidikan SMA dan SMK.

Kegiatan pemilihan duta anti narkoba sesion II diselenggarakan di lantai dua Gedung Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Rabu (30/4/2025) dan dibuka secara langsung oleh Frans Kambu Plh Asisten Bidang Ekonomi Setda Mimika.

Dalam sambutan Frans Kambu menyampaikan, pemilihan duta anti Narkoba ini merupakan generasi muda yang nantinya ditetapkan menjadi wakil atau perpanjangan tangan pemerintah daerah bersama pihak-pihak terkait, dalam upaya mencegah penyalahgunaan Narkoba yang sedang marak ini.

“Mari kita bersinergi baik dari unsur pemerintah dan aparat maupun masyarakat, dari pusat ke daerah sampai pada tingkat desa dan perkampungan,” ujarnya saat membawakan sambutan bupati Mimika.

Ia mengatakan, harus sadari betapa bahayanya Narkoba itu mengganggu sendi-sendi kehidupan di masyarakat, lebih-lebih di tengah-tengah kehidupan generasi muda.

“Kita semua berharap kegiatan ini menjadi satu langkah yang baik dan dapat disaksikan serta diketahui oleh masyarakat luas dan diharapkan pemilihan duta anti narkoba ini dapat membawa pengaruh positif dan produktif yang nantinya dapat membentuk karakter sejak dini, untuk beraktivitas positif dan menghapus narkoba dari pikiran hati anak-anak kita mulai dari tingkat TK, SD, smp dan seterusnya sampai ke tingkat orang tua sehingga mimika dapat menjadi kabupaten yang sehat bermartabat dan bersih dari Narkoba.

Sementara itu Mawar Seflina Soplanit, Ketua LAN Mimika  menjelaskan,  awal dibentuknya duta Narkoba pada 2023,  selanjutnya pada  2024 LAN melakukan  pemilihan Satgas  anti Narkoba.

“Tahun ini kami mencoba kembali buka pemilihan duta anti Narkoba sesion  II, karena sejauh ini, kami melihat antusias sekolah-sekolah untuk  mengutus dua orang perwakilan menjadi duta anti Narkoba, namun tentu peserta yang akan masuk sebagai duta, akan menjalani beberapa tes, seperti wawancara , tes psikotes, juga tes Narkoba,”jelas Mawar

Sehingga para finalis, tidak hanya penampilan fisik saja tetapi merekapun dituntut untuk berwawasan luas, karena nantinya mereka akan menjadi perpanjangan tangan  LAN, dan tampil di garda terdepan.

“Sebagai garda terdepan mereka akan menyampaikan semua informasi yang ada disekolah, termasuk  persoalan penyimpangan untuk itu   selama sebulan kedepan mereka akan turun ke lapangan, lingkungan tempat tinggal mereka  membuat video  yang akan di uploud ke media sosial,”jelasnya

Disamping itu, Kompol Mursaling, Kepala BNN Mimika mengatakan,  pemilihan duta  anti Narkoba ini sangat  baik, karena dari merekalah masyarakat bisa mengetahui bahaya dan dampak dari penggunaan Narkoba.

“Tentu saja kami berharap mereka para duta ini menjadi pioner dalam menyampaikan informasi, terkait dampak penyalahgunaan narkoba agar masyarakat menetahui dan takut untuk melakukanya. (eno)