SERAHKAN– Pasca banjir belum lama ini dan menghanyutkan jembatan sebagai penghubung antar kampung. Claus Wamafma, Director EVP Social Responsibility and Community Development PTFI menyerahkan Bantuan kepada Ribka Haluk, Penjabat Gubernur Papua Tengah, Senin (4/9). (FOTO: IST /TIMEX)
TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali menyerahkan 3.000 paket tambahan bantuan bahan makanan pokok bernutrisi untuk program percepatan penurunan stunting kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Penyerahan secara simbolis diserahkan Claus Wamafma, Director EVP Social Responsibility and Community Development PTFI kepada Ribka Haluk, Penjabat Gubernur Papua Tengah, disaksikan oleh para staff pemerintah provinsi Papaua Tengah, dan perwakilan dari Departemen Government Relations PTFI serta jajaran staff PTFI di Ballroom Hotel Horison Diana, Senin (4/9).
Mewakili manajemen PTFI, Claus Wamafma menjelaskan, penyerahan bantuan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya bersama Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin. Total bantuan dari PTFI yang diserahkan sebanyak 6.000 paket, untuk membantu pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam upaya menurunkan stunting.
Ia juga menyampaikan, PTFI terus melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait untuk bisa mendapatkan data tentang ibu hamil.
“Kita berupaya untuk bisa mendapatkan informasi lebih dini tentang ibu hamil, sehingga bisa melakukan tindakan preventive untuk menjaga ibu dan janin tetap sehat, sehingga kuat saat proses melahirkan,” Katanya.
Ia juga mengapresiasinya kepada pemerintah provinsi Papua Tengah yang terus memberikan dukungan untuk program yang dijalankan bersama ini.
Sementara itu, Ribka Haluk, Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah menyampaikan terima kasih atas semua komitmen dan dukungan PT Freeport dalam berbagai bentuk baik materil maupun moril.
“Stunting ini menjadi salah satu program prioritas nasional, dan pemerintah provinsi Papua Tengah bersama dinas – dinas terkait telah membetuk Satuan Tugas Khusus (Satgasus) untuk menangani masalah stunting ini. Dengan adanya satgasus dan kerjasama dengan berbagai pihak, kita berharap hal ini cepat teratasi.” tutupnya. (acm)















Tinggalkan Balasan