BERTEMU – Koalisi Masyarakat Dogiyai mendatangi dan bertemu dengan Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini di Markas Polda Papua Tengah, Kamis (2/4/2026). (FOTO:IST/TIMEX)
TIMIKA, timikaexpress.id – Desakan pencopotan Kapolres Dogiyai menguat setelah insiden kekerasan yang menewaskan enam warga sipil di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.
Koalisi Masyarakat Dogiyai mendatangi Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini di Markas Polda Papua Tengah, Kamis (2/4/2026), untuk menyampaikan tuntutan tersebut.
Dalam pertemuan itu, mereka meminta Kapolres Dogiyai Kompol Yocbeth Mince Mayor dicopot dari jabatannya.
Masyarakat menilai kepemimpinan di tingkat Polres tidak mampu mengendalikan situasi keamanan serta membina anggota secara profesional.
Akibatnya, enam warga sipil dilaporkan tewas dalam rangkaian insiden yang terjadi.
Menanggapi hal itu, Kapolda Papua Tengah menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajaran kepolisian di wilayah tersebut.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat Dogiyai apabila ada anggota yang bertindak hingga menimbulkan korban. Proses ini akan kami tangani secara terbuka,” kata Jermias.
Desakan publik tersebut menjadi perhatian serius bagi kepolisian untuk melakukan evaluasi internal, sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat di tengah situasi keamanan yang masih rentan di Dogiyai. (*)















Tinggalkan Balasan