Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika, Yan S. Purba. (FOTO: YUDIT/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id — Pemerintah Kabupaten Mimika memasang dan mengoperasikan 11 unit Starlink di sejumlah wilayah pesisir.
Layanan internet berkecepatan hingga 100 Mbps itu disediakan gratis untuk mendukung pelayanan pemerintahan dan kebutuhan publik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika, Yan S. Purba, mengatakan seluruh perangkat telah terpasang dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Sudah terpasang 11 unit Starlink, tersebar di pesisir. Gratis dipakai untuk pelayanan pemerintahan dan publik,” ujar Yan Purba.
Sebelas unit tersebut berada di Potowai, Amar, Ipaniya, serta kawasan pesisir sebelah barat Kokonao.
Layanan itu dibiayai sepenuhnya Pemkab Mimika melalui Dinas Kominfo.
Menurut Yan, kecepatannya lebih tinggi dibandingkan layanan internet melalui program BAKTI Komdigi di sejumlah wilayah yang saat ini disebut baru mencapai 2 Mbps.
“Kecepatan kita 100 Mbps, sedangkan yang lain baru 2 Mbps. Kita harap bisa bersinergi agar manfaatnya makin maksimal,” katanya.
Diupayakan Menjangkau Pedalaman
Pemkab Mimika berencana memperluas akses internet cepat ke wilayah pedalaman. Namun, rencana tersebut masih terkendala keterbatasan perangkat.
Pemkab Mimika karena itu berupaya bekerja sama dengan BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas layanan.
Yan mengatakan akses internet di wilayah yang selama ini terbatas jaringan diharapkan membantu pelayanan pemerintah dan aktivitas masyarakat.
Ia mengingatkan agar internet gratis tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga kegiatan produktif, seperti pendidikan, pekerjaan, pelayanan publik, dan pengembangan usaha.
“Jangan dipakai cuma nonton drakor. Harus ada panduan untuk apa saja dipakai. Nanti mungkin diatur jam pemakaiannya, supaya tidak lupa pergi ke kebun dan mencari makan,” tegasnya.
Pemkab Mimika terus berupaya memperluas jangkauan internet cepat ke distrik dan kampung yang belum terlayani.
Masyarakat diimbau memanfaatkan fasilitas tersebut secara bijak agar memberi manfaat bagi pelayanan publik, kegiatan belajar, pekerjaan, dan pengembangan usaha di wilayah pesisir maupun pedalaman. (yud)








Tinggalkan Balasan