Korban Lihat Revolver di Pinggang Pelaku

TIMIKAEXPRESS.id – Dua orang penjaga kios di Kampung Kimbeli, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menjadi korban penodongan senjata api oleh orang tak dikenal (OTK), Minggu (3/8/2025).

Kedua korban diketahui bernama Rahmat, warga asal Palopo, dan Karen, warga asal Jawa. Keduanya ditodong senjata api jenis pistol saat berada di kios tempat mereka bekerja.

Kedua korban mengaku melihat senjata api jenis revolver terselip di pinggang salah satu pelaku saat insiden terjadi.

“Benar, kedua korban melihat ada senjata api jenis revolver yang diselipkan di pinggang pelaku. Keterangan mereka sudah kami ambil di Polsek Tembagapura,” kata AKBP Billyandha saat dikonfirmasi Timika eXpress, Selasa (5/8).

Ia menyebutkan, dari informasi awal, terdapat tiga pelaku yang melakukan aksi pengancaman saat para korban sedang berjualan.

“Identitas dan motif pelaku masih kami dalami. Dugaan keterkaitan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) juga sedang kami telusuri. Untuk itu, pengamanan di wilayah kami perketat,” tegasnya.

Meski insiden sempat menimbulkan kekhawatiran, Kapolres memastikan situasi di Kampung Kimbeli saat ini tetap aman dan terkendali.

“Kami telah berkoordinasi dengan Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2025 untuk melakukan deteksi dini terkait aktivitas KKB di sekitar lokasi kejadian,” pungkasnya.

Adapun kedua korban telah ditangani dan telah dimintai keterangan di Polsek Tembagapura.

AKBP Billyandha mengungkapkan, berdasarkan informasi awal, pelaku berjumlah tiga orang.
Aksi mereka diduga dilakukan secara terencana.

“Pelaku diduga tiga orang. Kami masih mendalami motifnya, termasuk kemungkinan keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB),” katanya.

Polisi juga terus melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap identitas dan motif pelaku. Keamanan di wilayah Tembagapura juga disebut akan diperketat guna mencegah insiden serupa. (via)