TANDATANGAN– Penandatanganan PKS Operasional RSWB oleh Reynold Ubra Kepala Dinkes Mimika/ (FOTO: Indri/TIMEX)
TIMIKA,TIMIKAEXPRESS.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika bersama PT Freeport Indonesia melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait operasional Rumah Sakit Waa Banti (RSWB), di Hotel Rimba Papua (RPH), Kamis (2/11).
Poin yang tertuang dalam PKS diantaranya, kedua belah pihak menyepakati kerjasama dan kolaborasi dalam menunjang pembangunan sarana dan prasarana, serta operasional RSWB.
PKS ditandatangani langsung oleh Reynold Rizal Ubra, Kepala Dinkes Mimika dan Vice Presiden PT Freeport Indonesia, Bidang Hubungan Pemerintahan, Jonny Lingga.

Reynold kepada awak media mengatakan, Dinkes bersama dengan Freeport, telah melakukan kerja sama dan itu sudah berlansgung sejak 2021, hasil dari itu, tentu saja memberikan dampak positif, terlebih kepada kesejahteraan seluruh masyarakat Mimika.
“Saya punya beberapa catatan bagaimana kolaborasi Freeport bersama Dinkes sangat membantu warga Mimika, salah satunya tersedianya air bersih dan sekarang adanya pembangunan RS di Kampung Waa Banti,” ujarnya.
Reynold menjelaskan, proyek pembangunan RSWB yang dibiayai oleh Kementerian Kesehatan dan didukung penuh oleh semua bidang di PT Freeport sehingga ini menjadi proyek yang berkelanjutan.
“Dengan keterlibatan Freeport juga kita melakukan Riset Kesehatan Daerah yang kemudian kita bisa tampil pada level nasional, semua saling berkolaborasi sehingga bukan hanya tercipta problem tetapi juga diberikan solusi terhadap seluruh permasalahan kesehatan di Mimika,” terangny.
Ia berharap, kolaborasi ini terus berjalan sehingga Mimika terus berkembang dan maju, namun tetap pada aturannya bahwa pemerintah di depan untuk memandu memberikan arah kepada Freeport dan semua perusahaan yang berjalan di Kabupaten Mimika.
Selain itu, Jonny Lingga dalam sambutannya menyampaikan bahwa RSWB memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Desa Banti I, Banti II, Opitawak, dan beberapa kampung sekitar.
Kata Jonny, pemulihan pembangunan di daerah ini menjadi pendorong utama kolaborasi antara Pemerintah Daerah Mimika dan PTFI dalam mengembangkan RS Waa Banti.
“PTFI akan memberikan dukungan kelengkapan fasilitas layanan kesehatan RSWB, meliputi satu unit kendaraan operasional, perawatan berkala untuk dua unit kendaraan operasional, sarana air bersih, satu unit genset, bahan bakar diesel dan dua unit kendaraan operasional, makanan bagi petugas kesehatan dan pasien RSWB.
“Dan untuk bantuan akomodasi sementara bagi petugas kesehatan, jalur komunikasi gawat darurat, dukungan RS PTFI Tembagapura untuk in-house training, rujukan pasien, pengawalan ambulans pasien rujukan RSWB ke RSUD Timika, pengelolaan limbah medis dan pemberian peralatan kebersihan dan pemeliharaan RSWB, serta melakukan penilaian dan penguatan stabilitas lereng pada lahan di sekitar RSWB” ungkapnya.(ela)















Tinggalkan Balasan