Reynold Ubra (FOTO: ELISA/TimeX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat saat ini masih ada 800 pasien HIV yang sedang dalam pengawasan meminum obat antiretroviral (ARV).

Untuk wilayah Timika berada di urutan ke lima untuk Kasus HIV- se Papua. Namun secara kumulatif kasus HIV ini sejak Tahun 1996.

Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) saat ditemui Timika eXpress Selasa (31/10) mengungkapkan, kasus HIV di Mimika jika dilihat dari data Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan turun di urutan ke-5 dari 29 kabupaten/kota.

Dinkes rutin untuk mendekatkan pelayanan kesehatan, pemeriksaan sirelogi di Puskesmas, karena tadinya dilakukan di rumah sakit.

“Sudah 800 orang yang minum obat ARV,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, semuanya akan dievaluasi dan dilakukan pemeriksaan sirelogi dan menuju di Tahun 2030 mendatang. Dan kasus seperti TB, malaria dan HIV akan dideteksi.

Melihat angka produktif penemuan kasus setiap hari rata-rata 400, turun di angka 300-an dan semoga upaya yang dilakukan terus ditingkatkan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Ditambahkan, semua Puskesmas di dalam kota, sudah bisa memberikan obat ARV kepada pasien dan masyarakat yang terdeteksi HIV.

Salah satu penyebab HIV dalam 27 tahun terakhir yang paling banyak adalah penularan melalui hubungan seks, paparan dari ibu ke anak dibawah 1 persen,” pungkasnya. (kay)