SOSIALISASI B2SA — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika menggelar sosialisasi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di Balai Kampung Kandun Jaya, Kilo 10, Timika, Senin (24/8/2026). (FOTO:ISTIMEWA)

MIMIKA, timikaexpress.id — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Ketahanan Pangan mendorong masyarakat menerapkan pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) untuk meningkatkan gizi ibu hamil dan balita serta mencegah stunting.

Upaya tersebut diawali dengan sosialisasi pangan B2SA di Balai Kampung Kandun Jaya, Kilo 10, Timika, Papua Tengah, Senin.

Kegiatan dibuka Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Mimika I Nyoman Dwitana dan diikuti masyarakat, kader Posyandu, serta narasumber dari Dinas Kesehatan Mimika.

Sosialisasi menjadi tahap awal program pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita di Distrik Wania dan Mimika Timur.

Di Wania, program menyasar 10 kelompok Posyandu.

Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan I Nyoman, pemerintah menekankan pentingnya pola makan sehat untuk meningkatkan status gizi ibu dan anak.

“Program pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita tidak hanya berhenti pada pemberian makanan, tetapi juga menjadi momen untuk mengedukasi tentang pentingnya makanan dan pola makan sehat,” demikian pesan Bupati Mimika.

Selain pemberian makanan tambahan, Pemkab Mimika mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui program Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L).

Masyarakat diajak menanam sayuran dan tanaman pangan seperti daun gedi, daun katuk, serta daun singkong di pekarangan rumah.

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Mimika Herlina Imea mengatakan, sosialisasi akan dilanjutkan sebelum program pemberian makanan tambahan dilaksanakan.

“Untuk Distrik Wania sendiri ada 10 Posyandu yang kita datangi. Kita bagi dalam dua kali pertemuan sosialisasi,” kata Herlina.

Pada sosialisasi perdana, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Jumlah ibu hamil dan balita yang hadir bahkan melebihi perkiraan panitia.

Herlina berharap program tersebut membantu meningkatkan pemahaman keluarga tentang pemenuhan gizi sekaligus menekan angka stunting di Mimika.

“Harapan kita kegiatan ini dapat membantu mengantisipasi stunting pada ibu hamil dan anak-anak balita. Ke depan, kita berharap angka stunting dapat terus ditekan sehingga Kabupaten Mimika dapat bebas stunting,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan edukasi dari Dinas Kesehatan mengenai pola konsumsi pangan sehat dan pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita. (*)