Joel Luhukay (FOTO: DOK/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Program bank sampah di Distrik Mimika Baru masih dalam masa uji coba selama enam bulan dan akan berakhir pada 30 Desember 2025.
Setelah itu, program akan dievaluasi untuk menentukan kelanjutannya sebagai bagian dari pengembangan sistem pengelolaan sampah di Timika.
Hal itu disampaikan Kepala Distrik Mimika Baru, Joel Luhukay, Rabu (3/12/2025).
Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk menilai efektivitas program, terutama dalam menangani limbah rumah tangga dan industri yang volumenya terus meningkat.
“Kita akan evaluasi program ini dan membicarakan langkah peningkatan dengan Bupati Mimika agar menjadi program yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Joel mengungkapkan, pihaknya telah mempelajari sistem pengelolaan sampah di sejumlah daerah.
Beberapa mengolah sampah menjadi pupuk atau pakan ikan, namun untuk Timika, pengolahan menjadi pupuk dinilai belum relevan karena kondisi tanah yang subur.
Saat ini, tantangan utama adalah mengurangi pembuangan limbah rumah tangga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kapasitasnya semakin terbatas.
Meski sampah organik telah memiliki jalur penjualan, solusi untuk limbah non-organik masih terus dicari.
Program bank sampah ini mendapat respons positif, salah satunya dari rumah sakit yang merasakan manfaat menabung hasil penjualan sampah.
Namun, penjualan masih ditunda sambil menunggu hasil evaluasi.
“Hasil uji coba akan kami laporkan ke pimpinan untuk menentukan langkah ke depan agar pengelolaan sampah di Timika semakin optimal,” pungkasnya. (*/)















Tinggalkan Balasan