Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong saat diwawancarai awak media, Senin (27/4/2026) (FOTO:Mega Irianti/TimeX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Bupati Mimika menyoroti kinerja aparatur sipil negara (ASN) serta menegaskan pentingnya program organisasi perangkat daerah (OPD) yang benar-benar berpihak kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya kepada awak media usai upacara peringatan Otonomi Daerah ke-30 di Sentra Pemerintahan Mimika, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, kenaikan pangkat ASN merupakan hal yang wajar dalam sistem kepegawaian.

Namun, ia mengingatkan bahwa peningkatan status tersebut harus diiringi dengan kinerja dan disiplin yang lebih baik.

“Kalau sudah naik pangkat, tunjukkan kinerja sesuai jabatan dan tanggung jawab. Jangan sampai justru menurun disiplin dan etos kerjanya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan kebijakan terbaru, mekanisme kenaikan pangkat ASN kini lebih fleksibel karena dapat diusulkan setiap bulan, tidak lagi terbatas pada periode tertentu seperti sebelumnya.

Meski demikian, Bupati menekankan bahwa kemudahan tersebut tidak boleh disalahartikan sebagai formalitas semata tanpa peningkatan kualitas kerja.

Selain menyoroti ASN, Bupati juga menegaskan bahwa seluruh OPD harus menyusun program yang berbasis kebutuhan masyarakat, bukan sekadar kepentingan internal.

“Kita harus buat program yang pro-rakyat, berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, bukan keinginan kita sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, usulan dari masyarakat di tingkat bawah harus menjadi dasar utama dalam perencanaan pembangunan daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan.

Di sisi lain, Bupati juga menegaskan pentingnya komitmen dalam pelaksanaan otonomi daerah, termasuk menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi.

Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, juga terus berupaya menjaga stabilitas sosial, termasuk merawat toleransi antarumat beragama yang selama ini menjadi salah satu kekuatan daerah.

“Kita harus konsisten dalam bekerja dan menjaga kebersamaan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis : Mega Irianti
Editor   : Maurits SDP