Bupati Mimika Johannes Rettob (foto:Gren/TimeX)
TIMIKA, timikaexpress.id — Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2025 hingga 31 Desember baru mencapai 75,73 persen dari total anggaran sebesar Rp6,337 triliun.
Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan masih terdapat sejumlah dana yang seharusnya dapat direalisasikan, termasuk dana hibah sekitar 4 persen yang belum diproses oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Masih ada dana yang seharusnya bisa dilaksanakan, tetapi tidak diproses. Ini menjadi persoalan yang harus kita perbaiki ke depan,” ujar Johannes, Senin (5/1/2026).
Selain itu, realisasi fisik pembangunan juga belum maksimal dan masih berada di kisaran 80 persen.
“Laporan realisasi keuangan per OPD sudah saya terima. Tinggal realisasi fisik, namun secara umum sudah di atas 80 persen,” jelasnya.
Johannes menyebut lambatnya penyerapan anggaran dipengaruhi kebijakan pemerintah pusat, di mana pelaksanaan kegiatan baru dapat dilakukan setelah pelantikan bupati definitif pada akhir Maret 2025.
“Kami baru dilantik pada 24–25 Maret, sehingga waktu kerja efektif hanya sekitar tujuh bulan,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Mimika, tetapi juga dialami banyak daerah lain, menjadikan tahun anggaran 2025 sebagai salah satu tahun terberat. (*/)















Tinggalkan Balasan