Reynold Ubra (FOTO: YOSEF/TIMEX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika pada tahun 2024 ini akan berkolaborasi dengan kelompok-kelompok di tingkat kampung dalam rangka memberantas Penyakit Berbasis Lingkungan (PBL).

Reynold Ubra, Kepala Dinkes Mimika mengungkapkan jenis penyakit berbasis lingkungan yang akan diberantas yakni seperti malaria dan diare.

“Penyakit itu kan penyebabnya lingkungan yakni nyamuk dan perilaku buang air besar sembarangan,” kata Reynold Ubra saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan SP 3 pada Senin (15/1).

Dikatakan, ada sekitar 10 kampung yang akan diperkuat dengan kolaborasi tersebut.

“Tugas tim di kampung itu nanti mencegah Buang Air Besar Sembarangan (BABS) kemudian pengendalian vektor malaria dengan mengontrol kepadatan jentik nyamuk,” jelasnya.

Selain soal penyakit berbasis lingkungan, Dinkes Mimika juga bekerjasama dengan OSIS untuk memperkuat dan mempersiapkan remaja putri dalam hal ini pemberian obat penambah darah.

Ia juga menyebut, pelayanan kesehatan di Mimika berjalan dengan normal pada awal tahun 2024, meskipun ada beberapa yang menjadi perhatian khusus bagi pihaknya terutama di wilayah pegunungan seperti di Hoya.

“Di Hoya kami sudah menyiapkan fasilitas sarana kesehatan dan fasilitas perumahan petugas kesehatan di Jila, Alama, Aingongin di Kampung Arowanop dan Dolingongin. Seluruhnya telah selesai,” ungkapnya.

Selain beberapa wilayah di atas, pihaknya juga melengkapi hal-hal yang dibutuhkan di wilayah Timika Pantai, Kekwa, Yapakopa, dan Aindua.

“Kami coba lihat dan memperkuat wilayah-wilayah (di atas) yang jauh atau mungkin harus menyeberang jika ingin ke puskesmas itu,” tutupnya. (acm)