Lukas Yasi (FOTO: ELISA/TIMEX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Lukas Yasi, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mimika menegaskan sekaligus mengingatkan kepada seluruh Aparatur Negeri Sipil (ASN) di lingkungan kerjanya tidak terlibat dalam politik praktis.

“Saya tidak mau ada pengkhianat terhadap sumpah jabatan dengan melibatkan diri dalam politik praktis,” demikian arahan Menteri Agama Yaqurt Cholil Qoumas yang disampaikan Lukas Yasi kepada seluruh jajaranya di Mimika.

Penegasan ini lantaran tahapan Pemilu sudah masuk masa kampanye dan Pemilu semakin dekat,” kata Lukas Yasi kepada Timika eXpress di ruang kerjanya, Senin (15/1/2024).

Ia tidak menampik, di tahun politik tentu ada pihak tertentu sering menggunakan isu agama sebagai sandaran, sehingga berkaca pada pengalaman terdahulu, maka seluruh ASN Kemenag diminta tetap fokus bekerja dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Saya ajak kita menjaga integritas dengan tidak mengkhianati sumpah jabatan untuk kepentingan pribadi. Serua ini bukan berarti Negara menghilangkan hak politik, tapi hak politik hanaya dapat digunakan saat pencoblosan di TPS, sebab ASN dituntut harus netral,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan ASN di lingkup Kemenag Mimika tidak masuk dalam partai politik, tim kampanye, apalagi menjadi tim sukses tidak diperbolehkan.

Menjawab pertanyaan wartawan terkait sanksi bila ada ASN Kemenga yang diketahui terlibat politik praktis, tentu kepada ASN tersebut akan dikenai sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

“Makanya, secara persuasif kami imbau supaya tidak ada ASN Kemenag Mimika yang terjebak,” pungkasnya. (kay)