AMANKAN – Pemasok Senjata kepada KKB, Mozes Rumbrapuk saat diamankan Satgas Operasi Damai Cartenz-2024 di Jalan Merdeka, Nabire. (FOTO: IST/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol. Faizal Rahmadani membenarkan bahwa tim Satgas Damai Cartenz masih terus mendalami asal senjata api dan amunisi yang dijual pemasok ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
“Memang benar saat ini ini penyelidikan masih terus berjalan agar mengungkap lebih dalam asal senpi dan amunisi yang mereka pasok ke KKB,” kata Brigjen Pol. Faizal Rahmadani melalui keterangan resmi yang diterima media ini, Rabu (6/11/2024).

Diungkapkan bahwa saat ini ada tiga orang pemasok senjata api dan amunisi yang ditangkap di Nabire, Papua Tengah.
Dikatakan pula oleh Kaops Satgas Damai Cartenz bahwa mereka ditangkap dalam waktu yang berbeda.
Tiga pemasok itu saat ini masih diperiksa penyidik.
Awalnya, kata Brigjen Pol. Faizal yang juga menjabat Waka Polda Papua, penangkapan terhadap Maais Herlik Imburi (44) pada tanggal 19 Oktober lalu.
Pemasok amunisi ke KKB kelompok Jemmy Magai Yogi ini ditangkap saat menuju Paniai dengan barang bukti 104 butir amunisi.
Selang beberapa hari, pada tanggal 23 Oktober 2024, Otto Burdam ditangkap.
Selang 2 hari, tepatnya pada tanggal 25 Oktober lalu, tim Satgas Damai Cartenz menangkap Mozes Rumbrapuk (34).
Dijelaskan,penangkapan terhadap Mozes Rumbrapuk dilakukan setelah pengembangan dari kasus sebelumnya.
Dari keterangan Otto Burdam dan Mozes Rumbrapuk terungkap keduanya terlibat memasok senpi dan amunisi ke KKB sejak tahun 2023,
Dari data terungkap keterlibatannya dalam delapan kasus penjualan senpi dan amunisi yakni kasus tahun 2023 penjualan satu pucuk senpi revolver rakitan beserta satu butir amunisi, dijual seharga Rp20 juta, penjualan satu pucuk pistol peninggalan Perang Dunia II revolver beserta lima butir peluru seharga Rp4 juta.
Satu pucuk pistol Nambu dijual seharga Rp12 juta, dua pucuk senjata Nippon dijual seharga Rp 75 juta, satu pucuk senjata Thompson dijual Rp 30 juta, enam butir amunisi revolver dijual Rp100 ribu per butir, 10 butir amunisi Nippon dijual Rp 50 ribu per butir pada tahun 2023.
Di tahun 2024 tercatat menjual amunisi kaliber 7.62 milimeter sebanyak 250 butir seharga Rp150 ribu per butir dan 105 butir amunisi kaliber 5.56 milimeter.
“Saat ditangkap dari tangan Mozes Rumbrapuk, diamankan satu pucuk senpi rakitan , satu MAGAZEN SS 1 dan berbagai dokumen pribadi nya,” kata Brigjen Pol Faizal Rahmadani.
“Tim terus berupaya mengungkap jaringan pemasok senpi dan amunisi ke KKB,” kata Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol. Faizal Rahmadani.
Sementara itu, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno menegaskan, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 akan terus menindak tegas siapapun yang terlibat dalam jaringan pemasok senjata api dan amunisi kepada KKB.
“Satgas Ops Damai Cartenz-2024 berkomitmen penuh dalam penegakan hukum terhadap siapa pun yang secara sengaja memberikan kontribusi kepada KKB. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Papua,” tegasnya. (via/ant)









Tinggalkan Balasan